Senin, Juni 29, 2026
No menu items!

Festival Gelar Melayu Serumpun (GEMES) 2026 Resmi Dibuka di Medan, Hadirkan Kolaborasi Budaya Global dan Kuliner Legendaris

MEDAN, Satu Indonesia. Kota Medan kembali memikat perhatian dunia lewat pembukaan Festival Gelar Melayu Serumpun (GEMES) ke-9 tahun 2026 yang berpusat di Lapangan Merdeka, Medan. Perhelatan budaya tahunan yang masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 ini resmi bergulir sejak Sabtu (27/6) dan akan berlangsung hingga Selasa (30/6) mendatang.

Tahun ini, Pemerintah Kota Medan mengusung konsep segar bertajuk “Culture meets hype”. Pendekatan ini berhasil mengawinkan eksotisme tradisi Melayu pesisir dengan kemasan panggung modern yang memikat generasi muda. Istimewanya lagi, festival kali ini menjadi magnet internasional dengan hadirnya delegasi kebudayaan dari berbagai negara sahabat, seperti Malaysia, Filipina, hingga Korea Selatan, yang turut menyuguhkan pertunjukan kolaboratif di panggung utama.Sejak hari pertama, ribuan warga lokal dan wisatawan tampak memadati area Lapangan Merdeka.

Salah satu daya tarik yang paling diburu pengunjung adalah aksi memasak besar-besaran 1.000 porsi Bubur Pedas khas Melayu Deli. Kuliner legendaris yang kaya akan rempah-rempah tersebut dibagikan secara gratis kepada para pengunjung sebagai simbol kehangatan dan keramaian khas tanah Deli.

Selain memanjakan lidah, festival yang berlangsung gratis dari pukul 13.00 hingga 23.00 WIB ini juga menyuguhkan atraksi visual yang memukau. Mulai dari pergelaran tari kolosal, drama musikal, dendang Melayu, hingga pertunjukan Ethnic Fusion Instrumental dari musisi lokal ternama seperti Ngartini Huang & Band. Ruang publik ini juga dimanfaatkan untuk mendorong roda ekonomi melalui bazar produk UMKM kreatif dan fashion show busana adat Melayu kontemporer.

Momentum Festival GEMES 2026 terasa kian megah karena pelaksanaannya bertepatan dengan penyambutan rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) di Medan. Kehadiran para kepala daerah dari berbagai penjuru nusantara menjadikan festival ini sebagai panggung diplomasi budaya yang strategis bagi ibu kota Provinsi Sumatera Utara.

Bagi masyarakat yang ingin berkunjung pada hari ini dan esok, Pemko Medan mengimbau untuk tetap menjaga ketertiban serta memanfaatkan kantong-kantong parkir resmi yang telah disediakan di sekitar kawasan Kesawan dan Lapangan Merdeka demi kelancaran arus lalu lintas.

Irsyad Rais – Satu Indonesia

TERPOPULER

TERKINI