Senin, Mei 25, 2026
No menu items!

Balikpapan Perkuat Perlindungan Anak, Siapkan Strategi Naikkan Status Kota Layak Anak

Balikpapan, Satu Indonesia – Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak melalui berbagai program lintas sektor. Hal itu disampaikan Asisten III Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, saat membuka Rapat Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) 2025 di Balikpapan, Jumat (7/11/2025).

Dalam sambutannya, Andi Sri Juliarty menekankan bahwa predikat Kota Layak Anak kategori Utama yang telah diraih Balikpapan bukan tujuan akhir, melainkan dorongan untuk meningkatkan kualitas hidup anak di seluruh wilayah kota.

“Predikat ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus menciptakan ruang yang aman, ramah, dan inklusif bagi seluruh anak Balikpapan,” ujarnya.

Menurut Andi, sejumlah tantangan masih perlu mendapat perhatian serius, seperti penanganan kekerasan terhadap anak, perlindungan di ruang digital, pencegahan pernikahan dini, serta peningkatan keterlibatan anak dalam proses pembangunan daerah. Pemerintah juga menyoroti pentingnya menghadirkan ruang publik ramah anak dan menekan angka putus sekolah.

Untuk memperkuat ekosistem perlindungan anak di tingkat masyarakat, Pemkot Balikpapan telah menjalankan program strategis, di antaranya Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) serta Pusat Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). Kedua layanan tersebut berperan dalam edukasi, konsultasi, dan advokasi bagi keluarga dalam mencegah kekerasan terhadap anak.

“Upaya perlindungan anak tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh kolaborasi lintas sektor—mulai dari pemerintah, dunia pendidikan, lembaga sosial, hingga masyarakat—agar setiap anak mendapatkan hak hidup, tumbuh, dan berkembang secara optimal,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Balikpapan menargetkan peningkatan status KLA pada tahun mendatang sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam membangun lingkungan kota yang aman dan berkeadilan bagi seluruh anak.

“Predikat hanyalah simbol. Yang lebih penting adalah bagaimana kita memastikan setiap anak di Balikpapan tumbuh dalam lingkungan yang mendukung dan terlindungi,” tandasnya.

Rapat Gugus Tugas KLA 2025 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi, sebagai langkah menuju cita-cita menghadirkan Balikpapan sebagai kota yang global, aman, dan layak bagi anak dalam bingkai Madinatul Iman.

TERPOPULER

TERKINI