Senin, Juni 29, 2026
No menu items!

Daya Tampung Melemah, 3 Danau Kaskade Mahakam Tak Lagi Optimal Tahan Banjir

Samarinda, Satu Indonesia – Tiga danau alami di Kalimantan Timur atau diistilahkan sebagai Danau Kaskade Mahakam terus mengalami penurunan fungsi sebagai danau pengendali banjir.

Tiga danau tersebut ialah Danau Jempang yang luasnya lebih kurang 15.000 hektar, Danau Semayang (13.000 hektar), dan Danau Melintang dengan luas lebih kurang 11.000 hektar.

Hal itu terungkap dari hasil kajian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dituangkan dalam  dokumen Keputusan Menteri PUPR Nomor 23/KPTS/M/2023 tentang Rencana Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Mahakam yang diteken Menteri PUPR pada 11 Januari 2023.

Dijelaskan, penyebab menurunnya fungsi dan daya dukung ketiga danau tersebut antara lain banyaknya materia sedimen yang masuk ke dalam danau sehingga menurunkan kapasitas tampungan, dimana itu berpengaruh pada banyaknya yang dapat ditahan.

“Perbedaan muka air danau saat musim hujan dan kemaru mencapai tiga meter,” ungkap Kementerian PUPR.

Degradasi lahan akibat alih fungsi lahan mengakibatkan Danau Semayang dan Danau Melintang mengalami pendangkalan dengan tingkat sedimentasi 317.000m3/tahun, dimana itu kontribusi dari sungai Mahakam dan Sungai Tanjung Betug.

Berdasarkan kajian PT Vitraha (tahun 2009), sedimentasi dan pendangkalan Danau Semayang dan Danau Melintang  terjadi antara 1 – 2 cm/tahun.

Menurut Kementerian PUPR, beberapa permasalahan yang terjadi pada Danau Kaskade Mahakam ada enam. Pertama; sedimentasi dan pendangkalan, Kedua; gulma/napung tumbuhan air, Ketiga; terganggunya kelestarian Pesut akibat habitatnya terjadi pendangkalan, Keempat; kondisi ikan terancam  akibat eksploitasi pada musim kemarau, Kelima; penurunan kualitas air, dan Keenam; terganggunya sistem transportasi sungai.

TERPOPULER

TERKINI