Rabu, Juli 22, 2026
No menu items!

Alami Penurunan, Kunjungan Wisatawan Balikpapan Tahun 2026 Tembus 29.250

Balikpapan, Satu Indonesia – Jumlah wisatawan yang datang ke kota Balikpapan sepanjang tahun 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu hanya mencapai 29.250 orang dengan total pendapatan sektor pariwisata sebesar Rp579,62 juta.

Informasi ini diungkapkan Kepala Dinas
Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma. Memurutnya, capaian tersebut masih sesuai dengan target yang ditetapkan.

“Secara kuantitatif memang ada penurunan dibanding tahun lalu. Namun jika melihat kondisi saat ini, capaian kunjungan dan pendapatan masih berada pada jalur yang kami harapkan,” ujar Ratih, di Balikpapan, Rabu (1/4/2026).

Ia menjelaskan, penurunan jumlah wisatawan di Balikpapan dipengaruhi oleh semakin banyaknya destinasi wisata baru yang bermunculan, termasuk di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Fenomena ini menyebabkan distribusi wisatawan menjadi lebih merata, sehingga tidak lagi terkonsentrasi pada destinasi populer tertentu.

“Dengan hadirnya destinasi baru, wisatawan memiliki lebih banyak pilihan, mulai dari Pantai Nisantara, Watu Beach, hingga kawasan Plamaru dan Peringgodani. Hal ini secara alami mengurangi kepadatan di lokasi-lokasi lama,” tambahnya.

Kondisi ini dinilai Ratih sebagai tantangan sekaligus peluang bagi pengelola pariwisata di Balikpapan untuk meningkatkan daya saing destinasi. Salah satu strategi yang diusulkan adalah memperluas jenis atraksi wisata, termasuk pengembangan olahraga air seperti jet ski, aktivitas berkuda, serta sport tourism.

Selain itu, peningkatan fasilitas penunjang, seperti penginapan dan villa, dianggap penting untuk memberikan kenyamanan lebih bagi wisatawan.

“Ke depan, Balikpapan harus mampu menawarkan pengalaman wisata yang lebih kaya. Selain rekreasi, bisa dikombinasikan dengan wellness tourism seperti yoga atau kegiatan olahraga,” kata Ratih.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memajukan pariwisata kota. Dengan kerja sama yang baik, Ratih optimistis sektor pariwisata Balikpapan bisa kembali tumbuh dan bersaing, meskipun kawasan sekitar IKN juga mengalami perkembangan pesat.

“Dengan inovasi dan sinergi semua pihak, pariwisata Balikpapan akan mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pendapatan daerah,” pungkasnya.

(MH/HL)

TERPOPULER

TERKINI