Samarinda, Satu Indonesia – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara sepeda motor dan truk tangki minyak terjadi di kota Tepian, Samarinda, Kalimantan Timur.
Peristiwa nahas itu terjadi tepatnya di Jalan Ir. Juanda, seberang Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Kelurahan Air Hitam, Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 10.58 WITA.
Insiden tersebut merenggut nyawa pesepeda motor, yakni seorang ibu bernama Mastina dan putrinya Salsabila Dwi. Sepeda motor yang ditumpangi keduanya bersenggolan dengan truk tangki milik PT Pantai Subur.
Korban Mastina dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara putrinya Salsabila sempat dilarikan ke instalasi gawat darurat sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Menurut keterangan salah satu saksi mata di lokasi, kecelakaan diduga bermula saat sepeda motor dan truk tangki sama-sama melaju pelan di lajur lambat. Keduanya disebut berupaya mendahului dari sisi kiri secara bersamaan hingga terjadi senggolan.
Peristiwa tersebut sempat membuat arus lalu lintas tersendat karena banyak pengendara yang berhenti menyaksikan kejadian.
Petugas medis yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi Mastina menggunakan ambulans. Sementara Salsabila dibawa menggunakan ambulans ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di IGD. Kedua jenazah kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk penanganan lebih lanjut.
Petugas kepolisian pun terjun ke lokasi untuk menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengurai kepadatan arus lalu lintas yang sempat tersendat.
Sopir truk kini telah dibawa ke Unit Lakalantas Polresta Samarinda untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengetahui kronologi pasti kecelakaan tersebut. Masyarakat pun diimbau untuk lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya di ruas jalan padat aktivitas seperti Jalan Juanda.

