Senin, Juni 8, 2026
No menu items!

Kasdam VI/Mulawarman Buka Ops Gaktib dan Yustisi 2026, Tekankan Disiplin hingga Pengawasan Media Sosial

Satu Indonesia, Balikpapan – resmi memulai Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi Polisi Militer Tahun Anggaran 2026. Pembukaan ditandai dengan upacara gelar pasukan yang dipimpin Kepala Staf Kodam (Kasdam) VI/Mulawarman, , di Lapangan Makodam VI/Mulawarman, Jumat (13/2/2026).

Sekitar 300 personel terlibat dalam upacara tersebut. Mereka berasal dari unsur Polisi Militer TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara, Propam Polda Kaltim, Yonif 600/Modang, serta instansi sipil seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kota Balikpapan. Keterlibatan lintas unsur ini menunjukkan sinergi dan soliditas antar satuan dalam mendukung pelaksanaan operasi.

Operasi Gaktib dan Yustisi tahun ini mengusung tema “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju”. Tema tersebut menjadi pedoman bagi seluruh prajurit dalam menjaga disiplin, kehormatan diri, satuan, dan institusi TNI.

Sejumlah sasaran operasi telah ditetapkan, antara lain peningkatan kepatuhan berlalu lintas, pengawasan perilaku prajurit di ruang publik maupun media sosial, serta penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba, perjudian termasuk judi online, dan tindak pidana lainnya.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Kasdam VI/Mulawarman, disampaikan hasil evaluasi tahun 2025 yang menunjukkan tren penurunan pelanggaran. “Operasi Gaktib mengalami penurunan sebesar 5,62 persen, sementara Operasi Yustisi menurun drastis hingga 40,64 persen. Capaian ini adalah kemajuan positif, namun kita tidak boleh lengah. Pembinaan disiplin harus konsisten ditingkatkan,” ujar Brigjen TNI Andy Setyawan saat membacakan amanat Panglima TNI.

Panglima TNI juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas Polisi Militer dalam menghadapi tantangan era digital. “Prajurit Polisi Militer harus meningkatkan kemampuan dalam penindakan penyalahgunaan media sosial yang dapat merusak citra TNI. Modernisasi alat peralatan informasi harus dioptimalkan untuk mempercepat proses penanganan perkara secara transparan,” tegas Panglima TNI dalam amanatnya.

Melalui pelaksanaan Operasi Gaktib dan Yustisi 2026, Kodam VI/Mulawarman berharap dapat mewujudkan prajurit yang profesional, berintegritas, serta patuh hukum, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI tetap terjaga.

TERPOPULER

TERKINI