Rabu, Maret 11, 2026
No menu items!

Siap Lakukan Pembenahan, Zuhdi Yahya Resmi Jadi Rektor Untag Samarinda 2026-2030

Samarinda, Satu Indonesia – Zuhdi Yahya resmi dilantik sebagai Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda periode 2026-2030.

Zuhdi akan didampingi Evi Kurniasari Purwaningrum sebagai Wakil Rektor I, Tukimun sebagai Wakil Rektor II, serta Legowo K sebagai Wakil Rektor III.

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan 17 Agustus 1945 Samarinda, di Auditorium UNTAG Samarinda pada Rabu (14/01/2026).

Dalam sambutannya, Zuhdi Yahya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa jabatan rektor bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah moral, intelektual, dan spiritual untuk membawa universitas melangkah lebih maju di tengah dinamika perubahan yang cepat.

“Kita memasuki era yang ditandai oleh perubahan cepat, ketidakpastian, dan disrupsi. Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 telah mengubah cara kita bekerja, belajar, dan memimpin. Ini menuntut inovasi berkelanjutan, transformasi digital, serta daya saing global dalam mutu pendidikan tinggi,” ungkapnya.

Zuhdi menambahkan, dengan ditetapkannya Kalimantan Timur sebagai lokasi IKN, peran Untag Samarinda akan semakin strategis sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia unggul yang mendukung pembangunan berkelanjutan, tata kelola cerdas dan inovasi daerah.

Terkait kepemimpinannya di Untag, Zuhdi menyatakan ia akan melakukan pembenahan internal secara menyeluruh, untuk memastikan seluruh program kerja universitas selaras dengan tantangan dunia kerja masa kini, dan mampu menciptakan lapangan kerja baru.

“Kita ingin menuju kampus wirausaha. Jadi, mahasiswa lulus sudah punya bekal dan bisnis wirausaha sendiri,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal itu, ia akan merombak pola pembelajaran di perguruan tinggi yang dia pimpin. Porsi praktik lapangan akan diperbesar dibandingkan teori di dalam kelas. Tujuannya, agar mahasiswa memiliki gambaran nyata mengenai kondisi industri dan dunia bisnis

“Kita akan mulai membuka unit-unit usaha koperasi di tingkat program studi. Setiap Prodi harus punya unit usaha, agar larinya ke praktik lapangan. Kita juga akan menggandeng unit usaha dari luar untuk bekerja sama,” ujar Zuhdi.

Selain itu, selama lima tahun ke depan, Untag akan membuat beberapa program studi (Prodi) baru guna mendukung SDM yang berkualitas dan berdaya saing. Prodi tersebut akan berfokus pada Teknologi Informasi (TI) dan industri sumber daya energi.

“Kita kaya akan mineral seperti tambang, itu cukup besar. Kita akan bahas soal pascatambang atau reklamasinya yang selama ini menjadi pekerjaan rumah kita. Kita juga membuka peluang untuk energi hijau, ekonomi hijau, dan masalah lingkungan,” jelasnya.

Terkait tenaga pengajar, Untag kini memiliki tenaga yang profesional di bidangnya, serta menggandeng beberapa tenaga dari luar.

“Kita akan buat tim pengajar gabungan. Isinya dosen internal kita dan tenaga berpengalaman dari perusahaan yang relevan dengan jurusan baru tersebut,” jelasnya.

Saat ini Untag Samarinda diketahui memiliki 6 Prodi, yakni teknik sipil, administrasi publik, psikolog, agroteknologi, hukum dan akuntasi.

Rangkaian acara pelantikan sendiri ditutup dengan penandatanganan berita acara dan sesi foto bersama, serta pembekalan kepemimpinan oleh Ketua Umum Aptisi Pusat, Budi Djatmiko.

TERPOPULER

TERKINI