Sabtu, Juni 13, 2026
No menu items!

Jembatan Bailey Teupin Reudep Tuntas Dibangun, Akses Nasional Bireuen–Lhokseumawe Kembali Normal

Satu Indonesia, Bireuen – Pembangunan Jembatan Bailey Teupin Reudep di Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, rampung 100 persen pada Kamis (18/12/2025). Selesainya jembatan darurat tersebut menandai pulihnya akses jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dengan Kota Lhokseumawe.

Jembatan Bailey Teupin Reudep sebelumnya terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor, sehingga menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi logistik. Untuk memulihkan konektivitas, Kodam Iskandar Muda bersinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum membangun jembatan darurat yang dikerjakan prajurit Yonzipur 16/Dhika Anoraga di bawah pimpinan Letda Czi Rezha.

Jembatan tersebut memiliki panjang bentang sekitar 39 meter dan dirancang mampu menahan beban hingga 20 ton. Dengan spesifikasi tersebut, jembatan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pembangunan jembatan dilaksanakan selama 16 hari kerja, terhitung sejak 2 hingga 18 Desember 2025. Seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari perakitan rangka, pemasangan lantai jembatan, hingga penyempurnaan teknis, diselesaikan sesuai standar keselamatan dan kelayakan fungsi.

Rampungnya Jembatan Bailey Teupin Reudep menjadi langkah penting dalam pemulihan infrastruktur pascabencana. Ruas Bireuen–Lhokseumawe merupakan jalur nasional strategis yang berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan konektivitas antarwilayah di Aceh.

Selama proses pembangunan, prajurit TNI AD bekerja secara intensif dan terkoordinasi, baik siang maupun malam, guna mempercepat pembukaan kembali akses jalan. Percepatan tersebut dilakukan untuk meminimalkan dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat terputusnya jembatan.

Masyarakat setempat menyambut baik berfungsinya kembali jembatan tersebut. Selama masa pembangunan, warga harus menggunakan jalur alternatif, termasuk penyeberangan perahu yang memiliki keterbatasan dan risiko keselamatan. Dengan kembali beroperasinya jembatan, aktivitas warga kini dapat berjalan lebih aman dan lancar.

Kodam Iskandar Muda menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintah dalam percepatan pemulihan infrastruktur vital pascabencana, khususnya pada jalur strategis yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat di Aceh.

TERPOPULER

TERKINI