Penajam, Satu Indonesia – Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, M. Bijak Ilhamdani menjadi narasumber Bimtek LPM & Karang Taruna se-Kecamatan Sepaku di Ballroom Qubika Boutique Hotel Nusantara IKN pada Rabu (19/11/2025).
Bimtek yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat di wilayah penyangga IKN Nusantara.
Dalam kesempatan tersebut, Bijak Ilhamdani membagikan best practices bertema “Membangun Masyarakat Unggul melalui Peningkatan Kapasitas LPM”. Dirinya mengungkapkan berbagai pengalaman soal penguatan peran LPM dalam menyerap aspirasi, mendorong swadaya masyarakat, serta membangun kemitraan antara pemerintah dan warga.
“Peningkatan kapasitas menjadi penting untuk mengoptimalkan peran dan fungsi LPM dan Karang Taruna,” tegasnya.

Bijak menilai, gerakan ekonomi akar rumput sebagai upaya memperkuat kemandirian masyarakat. Upaya ini dilakukan, sambungnya, dengan membuka peluang usaha baru. Upaya mendorong lahirnya inovasi lokal yang berkelanjutan.bahkan juga menjadi sorotan politikus partai Demokrat ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Tita Deritayati menekankan soal pentingnya peran LPM dalam mendorong partisipasi masyarakat dan menghidupkan kembali semangat gotong royong.
Menurutnya, LPM dapat menguatkan tata kelola, kolaborasi lintas lembaga serta mengembangkan inovasi. Ia lantas mencontoh bagaimana peran LPM, diantaranya melakukan digitalisasi layanan komunitas, program lingkungan, hingga kegiatan sosial berbasis swadaya.
Selanjutnya Esthi Susila Rini mewakili DPMPD Provinsi Kalimantan Timur memaparkan regulasi dan optimalisasi LPM. Ia juga menerangkan berbagai landasan hukum, yaitu UU Desa, Permendagri 18/2018, hingga peran LPM sebagai wadah partisipasi warga dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan desa/kelurahan.
Melalui kegiatan ini, LPM diharapkan semakin siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya di Kecamatan Sepaku sebagai salah satu kawasan strategis penyangga IKN Nusantara.(ADV/DPRD PPU)
(MH/MJ)

