Rabu, Mei 6, 2026
No menu items!

Aksi Sigap Prajurit Mulawarman! Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 13 Kg Sabu di Perbatasan Nunukan

Nunukan, Satu Indonesia – Aksi cepat aparat gabungan TNI dan Polri berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 13 kilogram di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia. Penangkapan terjadi di Jalan Transkaltimtra, Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, pada Jumat (10/10/2025) dini hari.

Operasi ini melibatkan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL, Satgas Intelijen (SGI) Kodam VI/Mulawarman, Unit Intel Kodim 0911/Nunukan, dan Polsek Lumbis. Keberhasilan tersebut bermula dari kecurigaan personel Satgas Pamtas terhadap sebuah mobil Toyota Avanza hitam yang melintas di sekitar Mess Pos Koki.

Setelah dilakukan pembuntutan dan koordinasi dengan unsur intelijen serta kepolisian, tim gabungan menghentikan dua kendaraan yang dicurigai. Saat pemeriksaan, pengemudi salah satu kendaraan melarikan diri dan meninggalkan tas ransel di lokasi.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 13 bungkus sabu yang dikemas dalam plastik berlabel racun tikus dengan berat total sekitar 13 kilogram. Barang bukti tersebut kemudian diamankan, sementara tim melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Hasil pengejaran di wilayah Bulungan membuahkan hasil: satu orang pelaku berhasil ditangkap, sedangkan seorang lainnya masih dalam pengejaran. Barang bukti sabu selanjutnya dibawa ke Polsek Lumbis dan diteruskan ke Polres Nunukan untuk proses hukum lebih lanjut.

Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti kuat sinergi antarinstansi di wilayah perbatasan. Kolaborasi antara Satgas Pamtas, SGI, Unit Intel Kodim, dan Polsek Lumbis dianggap efektif dalam menggagalkan penyelundupan narkotika yang berpotensi besar merusak generasi bangsa.

Pangdam VI/Mulawarman memberikan apresiasi atas kesigapan prajurit di lapangan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi cerminan komitmen Kodam VI/Mulawarman dalam mendukung upaya pemerintah memerangi peredaran narkoba, terutama di kawasan perbatasan.

“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi solid antara TNI, Polri, dan aparat intelijen. Kodam VI/Mulawarman akan terus memperketat pengawasan di jalur tikus dan meningkatkan patroli pada jam-jam rawan,” tegas Pangdam VI/Mulawarman.

Sementara itu, Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo menekankan bahwa pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Ia menegaskan bahwa perang terhadap narkotika tidak boleh mengenal kompromi.

“Pemberantasan narkoba adalah tugas semua lapisan masyarakat, tanpa pandang bulu dan tanpa pengecualian. TNI akan selalu berdiri di garda terdepan bersama aparat lain untuk melindungi generasi bangsa dari segala bentuk bahaya maupun ancaman,” ujar Kapendam.

“Segala hal yang berhubungan dengan pemberantasan narkotika harus didukung oleh siapapun dan dengan berbagai cara apapun,” tegasnya.

Kodam VI/Mulawarman memastikan akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh aparat keamanan dan masyarakat di perbatasan untuk menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, serta bersih dari narkoba.

TERPOPULER

TERKINI

Makanan dan Minuman Penurun Kolesterol Tinggi yang Wajib Dicoba

Samarinda, Satu Indonesia – Tahukah Anda, tubuh kita sebenarnya membutuhkan kolesterol untuk membantu pembentukan sel-sel sehat.Hanya saja, kadar kolesterol yang terlampau tinggi justru bisa menyebabkan pembentukan...