Selasa, April 21, 2026
No menu items!

MTQH Ke-45 Tingkat Kota Samarinda Dimulai, 10 Kecamatan Siap Berkompetisi

Samarinda, Satu Indonesia – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, secara resmi membuka gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) ke-45 tingkat Kota Samarinda yang diselenggarakan di Teras Samarinda, Jalan Gajah Mada, pada Minggu (28/9/2025) malam.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Samarinda, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kemenag Kota Samarinda, Ketua MUI Kota Samarinda, para kepala perangkat daerah, Ketua TP PKK Kota Samarinda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Rangkaian acara pembukaan diawali dengan parade kafilah dari 10 kecamatan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh perwakilan Ikatan Qori/Qoriah Kota Samarinda, serta penyerahan mushaf Al-Qur’an secara simbolis oleh Wali Kota kepada perwakilan kafilah.

Dok. Pemkot Samarinda

Sekretaris LPTQ Kota Samarinda, Ikhwan Saputra dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQH ke-45 kali ini menjadi momentum istimewa, karena untuk pertama kalinya tidak hanya menghadirkan cabang Tilawatil Qur’an, tetapi juga cabang Hadist.

“MTQH tahun ini berlangsung mulai 28 September hingga 5 Oktober 2025, diikuti 400 kafilah dari 10 kecamatan, dan digelar di sembilan lokasi berbeda,” jelasnya.

Adapun lokasi pelaksanaan digelar di beberapa Lokasi antara lain Teras Samarinda, Komplek Citra Niaga, Museum Samarendah, Masjid Al Jihad (MAN 2) Samarinda, Musala Ar Raudah Balai Kota, Masjid Al Munawaroh, Go Mall Samarinda, Aula Perpustakaan dan Arsip Daerah, serta Ayala Bankaltimtara.

Dalam sambutannya, Wali Kota Andi menyampaikan apresiasi atas semangat peserta dan dukungan masyarakat. Ia menekankan bahwa MTQH bukan hanya ajang lomba seni baca Al-Qur’an, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah, membumikan nilai-nilai Al-Qur’an, dan membentuk generasi berakhlak mulia.

“MTQH memberi pesan penting agar kita semua menjadi insan berkualitas dengan moralitas yang baik. Al-Qur’an dan Hadist bukan hanya pedoman ibadah, tapi juga sumber nilai kemanusiaan, kebangsaan, serta tuntunan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Andi Harun.

Ia juga berharap MTQH dapat menjadi motivasi bagi Kota Samarinda untuk meraih prestasi di tingkat Provinsi. Kepada para dewan hakim, ia berpesan agar memberikan penilaian secara objektif demi mencetak qori dan qoriah terbaik yang mampu bersaing di ajang lebih tinggi.

“Semoga melalui MTQH ini, kita dapat menjadikan Al-Qur’an bukan hanya bacaan, tetapi cahaya dalam kehidupan,” pungkasnya.

TERPOPULER

TERKINI