Jumat, Juni 5, 2026
No menu items!

Balikpapan Genjot Proyek Air Bersih 2025-2029, Target 90 Ribu Sambungan Baru

Balikpapan, Satu Indonesia – Pemerintah Kota Balikpapan bersama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menyiapkan serangkaian proyek strategis untuk menjawab kebutuhan air bersih yang semakin meningkat. Program jangka menengah 2025–2029 mencakup penambahan kapasitas produksi, pembangunan sumber air baku baru, serta optimalisasi aset yang ada.

Direktur Utama PTMB, Dr. Saharuddin, SE., MM, menegaskan pihaknya sudah menyiapkan langkah konkret untuk memperluas layanan. Saat ini kapasitas produksi air bersih berada di kisaran 1.460 liter per detik (Lps).

“Angka ini tentu belum cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. Namun, insya Alloh dalam lima tahun ke depan, dengan rangkaian proyek strategis yang sedang dan akan kami jalankan, kita mampu memperluas cakupan layanan hingga puluhan ribu sambungan rumah baru. Target kami adalah tidak hanya menambah kapasitas, tetapi juga memastikan distribusi yang lebih merata antar wilayah,” ujarnya.

Sebelum memasuki tahap pembangunan besar, PTMB sudah melakukan optimalisasi IPA, rehabilitasi sumur dalam di Kampung Baru dan Teritip, perbaikan jaringan pipa, pemasangan District Meter Area (DMA), serta penambahan pompa booster. Hasil awal menunjukkan tekanan air di beberapa kawasan mulai membaik.

Saat ini kapasitas 1.460 Lps hanya ideal melayani sekitar 116.800 sambungan rumah (SR), sementara jumlah pelanggan sudah melampaui angka tersebut. Kondisi ini membuat distribusi air belum merata dan menuntut percepatan proyek baru.

Tahap pertama pada 2025–2026 adalah penambahan izin pengambilan air dari Waduk Manggar sebesar 50 Lps untuk memperkuat pasokan IPA Baru Ulu. Tahap berikutnya pada 2027 adalah pembangunan Embung Aji Raden dan IPA Teritip Tahap II dengan kapasitas tambahan 200 Lps.

Pada 2028, SPAM Sepaku–Semoi Tahap I mulai beroperasi dengan tambahan kapasitas 393 Lps untuk sekitar 30.000 pelanggan baru. Tahun 2029, pembangunan dilanjutkan dengan SPAM Sepaku–Semoi Tahap II yang menambah 359 Lps sehingga total menjadi 752 Lps dan mampu melayani lebih dari 46.000 pelanggan.

Sebagai rencana lanjutan, SPAM Sepaku–Semoi Tahap III dijadwalkan pada 2030 dengan tambahan kapasitas 198 Lps.

Selain pembangunan baru, PTMB menjalankan program Rehabilitasi, Optimalisasi, dan Revitalisasi (RENBIS 2025–2029). Fokusnya pada perbaikan jaringan transmisi dan distribusi, serta peningkatan kinerja IPA. Salah satunya IPA Gunung Tembak yang setelah revitalisasi diharapkan bisa kembali melayani lebih dari 500 SR.
Proyek ini diharapkan meningkatkan kualitas hidup warga melalui distribusi air yang lebih merata.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Dengan adanya kepastian layanan, masyarakat akan lebih mudah beraktivitas, usaha kecil bisa berkembang, dan investasi juga semakin tertarik masuk ke-Balikpapan. Jadi manfaatnya bukan hanya pada rumah tangga, tapi juga pada pembangunan kota secara menyeluruh,” ujar Direktur Utama PTMB.

PTMB juga menyiapkan strategi jangka panjang melalui efisiensi operasional, penerapan teknologi pengolahan modern, serta sinergi dengan berbagai pihak.

Dr. Saharuddin menambahkan, ke depan, PTMB tidak hanya fokus menambah kapasitas, tetapi juga memastikan kualitas layanan yang prima. Pihaknya ingin masyarakat merasakan perubahan nyata, air mengalir lebih lancar, distribusi lebih merata, dan pelayanan semakin profesional.

“Inilah wujud komitmen kami untuk menjadikan Balikpapan kota yang tumbuh dengan dukungan infrastruktur dasar yang kuat,” jelasnya.

Dengan optimisme tersebut, PTMB mengajak masyarakat untuk mendukung langkah-langkah yang sedang dijalankan. Program ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi Balikpapan sebagai kota modern yang layak huni dan berdaya saing tinggi.(ADV/PTMB)

TERPOPULER

TERKINI