Senin, April 20, 2026
No menu items!

Pemkot Samarinda Gelar Rakor Persiapan Operasi Pasar Murah, Siap Salurkan Beras SPHP

Samarinda, Satu Indonesia – Pemerintah Kota Samarinda akan menggelar kembali “Operasi Pasar Murah” guna menyalurkan beras melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Hal ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus menekan harga beras sekaligus mengendalikan inflasi.

Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan Operasi Pasar Murah tersebut dilakukan pada Kamis (11/9/2025) pagi, dengan dipimpin oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri dan dihadiri perwakilan Kodim 0901, Polresta Samarinda, serta sejumlah badan, lembaga, dan dinas terkait di lingkup Pemkot Samarinda.

Dalam kesempatan tersebut, Wawali Saefuddin Zuhri menekankan pentingnya komunikasi dari seluruh pihak yang terlibat agar operasi pasar murah berjalan lancar dan merata di seluruh wilayah Kota Samarinda. Dengan demikian, masyarakat dapat membeli beras SPHP di titik terdekat dengan tempat tinggalnya.

Dalam Rakor juga ditetapkan harga jual beras SPHP pada operasi pasar murah, yakni Rp60.000 per 5 kilogram, dengan pembatasan maksimal dua kemasan 5 kilogram per orang (10 kilogram).

Harga tersebut berlaku di semua kios atau stan milik Pemkot Samarinda, Kodim 0901, dan Polresta. Jika terdapat perbedaan harga di toko atau swalayan modern, hal itu disebabkan oleh adanya pajak atau biaya lain yang harus dikeluarkan.

Namun, harga beras SPHP tetap harus berada di bawah Rp65.500 per 5 kilogram sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Operasi Pasar Murah beras SPHP ini direncanakan berlangsung hingga Desember 2025. Total beras yang akan disalurkan Bulog untuk kabupaten/kota se-Kalimantan Timur mencapai 7.700 ton.

Diharapkan, program ini tidak hanya mampu menstabilkan harga beras, tetapi juga membantu masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah.

TERPOPULER

TERKINI