Rabu, Juni 3, 2026
No menu items!

Geger Lima Jenazah Diduga Sekeluarga Ditemukan Dibelakang Rumah di Indramayu

Indramayu, Satu Indonesia – Warga Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar) digegerkan dengan penemuan lima jenazah di sebuah rumah di Jalan Siliwangi No. 52 pada Senin (1/9/2025) sore.

Dalam keterangannya kepada wartawan Selasa (2/9/2025), Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno membenarkan penemuan jenazah yang diduga satu keluarga.

“Benar, pada Senin sekitar pukul 17.00 WIB, ditemukan lima orang dalam keadaan meninggal dunia di rumah tersebut. Diduga mereka adalah satu keluarga,” ujar AKP Tarno di Mapolres Indramayu.

Ia menjelaskan kasus ini terungkap setelah warga melaporkan adanya bau menyengat dari dalam rumah milik almarhum H. Sahroni, seorang pensiunan dan pengusaha walet. Atas laporan tersebut, Polsek Indramayu Kota menindaklanjuti bersama tim Inafis Polres Indramayu.

Petugas menemukan gundukan tanah saat melakukan pemeriksaan di belakang rumah. Setelah digali, ditemukan lima jenazah terdiri dari tiga orang dewasa dan dua anak-anak.

“Jenazah langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang untuk proses identifikasi dan otopsi,” ungkapnya.

Sejumlah barang yang diduga terkait peristiwa tersebut turut diamankan polisi di lokasi kejadian, diantaranya, satu buah cangkul, satu buah ember kecil, satu buah spray warna biru bercak darah serta satu terpal warna biru bercak darah.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno di Mapolres Indramayu saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait penemuan lima jenazah di sebuah rumah di Jalan Siliwangi, Indramayu, Senin (1/9/2025) lalu | Satu Indonesia/Polres Indramayu-HO.

Terkait kemungkinan barang milik korban yang hilang, polisi masih melakukan pendalaman.

“Hingga Senin malam, sedikitnya lima orang saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik. Namun, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian korban,” tukasnya.
Tarno menyampaikan dari kondisi jenazah, diduga sudah meninggal sekitar dua hari. Namun detail penyebab kematian baru bisa dipastikan setelah hasil otopsi keluar, tambahnya.

“Untuk perkembangan lebih lanjut, akan kami sampaikan setelah proses penyelidikan dan identifikasi selesai,” pungkasnya.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI