Kamis, April 23, 2026
No menu items!

Alami Kerugian Ratusan Juta, 34 Rombong Terbakar di Pusat Kuliner Gubah Balikpapan

Balikpapan, Satu Indonesia – Sebanyak 34 rombong milik pedagang di kawasan Pusat Kuliner Gubah di Jalan Ruhui Rahayu 1, Balikpapan Selatan ludes dilalap si jago merah pada Senin (4/8/2025) sekitar pukul 02.30 WITA.

Kobaran api tiba-tiba membesar di saat kawasan tersebut tengah lengang membuat para pedagang tidak sempat menyelamatkan perlengkapan maupun dagangan mereka.

Helda, pemilik rombong Kebab Khan Sawarma dengan mata berkaca-kaca mengatakan dua rombong yang baru saja digunakan pada April lalu, kini hanya tersisa abu.

“Semua habis. Alat-alatnya susah dicari lagi. Saya cuma berharap ada bantuan dari pengelola atau pemerintah,” ucapnya.

Atas kejadian ini, Helda mengalami kerugian mencapai Rp35 juta.

Sementara itu, Tiyas, pedagang lalapan ikan dan ayam bakar, menuturkan, bahwa ia baru saja memulai usaha tersebut, bahkan belum sempat balik modal. Akibat peristiwa ini pihaknya mengalami kerugian jutaan.

“Ya, kejadian begitu cepat, saya ditelepon jam 02.45, pas sampai lokasi api sudah besar. Tidak ada yang bisa diselamatkan semua ludes terbakar,” tambahnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan, Iptu Iskandar, mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran bersama tim INAFIS. Dugaan sementara belum mengarah pada sumber pasti, termasuk isu kebocoran gas.

“Kami sudah memeriksa tiga saksi dan menunggu hasil olah TKP,” ungkapnya.

Lanjut dijelaskannya, nilai kerugian sementara ini diperkirakan lebih Rp100 juta, mengingat peralatan masak dan dagang yang turut hangus terbakar.

“Tapi pendataan pastinya akan kami lakukan bersama LPM setempat,” tambah Iskandar.

Warga mengungkapkan bahwa mobil pemadam tiba sekitar 15 menit setelah kejadian, saat api sudah membesar. Meskipun, pos pemadam kebakaran tidak jauh dari lokasi.

Hingga saat ini, proses pendataan pedagang terdampak masih berlangsung. Para korban kini menggantungkan harapan pada bantuan pemerintah untuk bisa kembali memulai usaha dari nol agar kedepan bisa bangkit kembali.

(MH/HL)

TERPOPULER

TERKINI