Jakarta, Satu Indonesia – Pemerintah Kota Balikpapan secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Perencanaan Penyediaan Air Bersih dengan PT Arsari Tirta Pradana (ATP), anak perusahaan dari Arsari Group.
Imbas keberadaan Ibukota Nusantara (IKN), laju pertumbuhan penduduk dan pembangunan Kota Balikpapan semakin pesat. Sehingga, upaya ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan kebutuhan air bersih jangka panjang.
Penandatanganan yang berlangsung di Jakarta ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud dan Direktur Utama ATP, Wilhelmus T.M. Smits.
Hashim S. Djojohadikusumo, selaku Direktur Utama Arsari Group turut menyaksikan penandatangan bersama jajaran Pemerintah Kota Balikpapan, Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), yaitu Yudhi Saharuddin dan Direktur Operasional Ali Rahman AS.
Sebelum ditandatanganinya kesepakatan ini, PTMB telah menerbitkan Surat Nomor 245/1421002/10a-K/VII/2025- A tertanggal 24 Juli 2025 mengenai proyeksi kebutuhan air Kota Balikpapan, serta menjadi pijakan awal untuk kerja sama teknis dalam pengembangan sumber air baru dari rencana pembangunan Bendungan Arsari oleh pihak swasta. Dimana, PTMB merupakan PDAM Kota Balikpapan yang melaksanakan penyediaan air bersih di Kota Balikpapan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud mengatakan bahwa kebutuhan air bersih di Balikpapan terus meningkat seiring perkembangan kota dan pertumbuhan penduduk.
Wali Kota dua periode ini berharap dengan adanya kerja sama dengan PT Arsari Tirta Pradana ini mampu memberikan solusi berkelanjutan agar masyarakat mendapatkan akses air bersih yang memadai.

“Kami menyambut baik dukungan Arsari Group karena ini sejalan dengan upaya pemerintah
dalam meningkatkan kualitas hidup warga Balikpapan,” ujar Rahmad, Jum’at (1/8/2025).
Sementara itu, Hashim S. Djojohadikusumo mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata dari komitmen jangka panjang Arsari Group dalam bidang air bersih.
“Saya merasa cukup emosional karena gagasan ini sudah ada sejak sembilan tahun lalu, tepatnya pada 2016. Ini bukan hanya bisnis, tetapi investasi sosial demi kesejahteraanrakyat. Air bersih adalah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi bagi semua orang,” tegasnya.
“Kami percaya bahwa kolaborasi seperti ini adalah fondasi bagi kota yang sehat dan produktif, serta berkelanjutan untuk generasi mendatang,” sambung Hashim.(ADV/PTMB)
(MH/HL)

