Samarinda, Satu Indonesia – Bagi sebagian besar orang, berada didapur adalah sebuah keharusan – namun menyenangkan. Dari dapur kita bisa melakukan banyak hal, mengeksplor berbagai langkah dan proses dalam penyediaan hidangan bagi keluarga tercinta.
Dengan sedikit trik cerdas, kegiatan di dapur dapat jadi lebih efisien, menyenangkan, dan hemat waktu. Mulai dari cara menyimpan bahan makanan agar tetap segar lebih lama, hingga tips memasak yang bikin proses jadi super praktis, semuanya bisa dilakukan tanpa perlu alat mahal atau teknik rumit.
Dilansir dari HaiBunda, berikut 5 tips dapur yang bisa dicoba untuk membuat bahan dan bumbu di dapur tahan lebih lama!
1. Cara menyimpan masak nasi di rice cooker agar awet dan tak cepat basi
Seringkali nasi yang di simpan dalam rice cooker cepat lembek basi. Tetapi, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut untuk menghindari hal ini terjadi.
Pertama, cuci beras sampai bersih. Mengutip dari Endeus TV, bakteri dan kotoran pada beras yang tidak dicuci bersih bisa jadi penyebab mengapa nasi menjadi lebih cepat basi di rice cooker. Untuk itu, pastikan Anda mencuci beras sampai bersih sebelum di masak, ya.
Kedua, masak nasi dengan air yang tepat. Menggunakan air yang terlalu banyak saat memasak nasi dapat menyebabkan nasi menjadi lembek dan cepat basi. Sebaliknya, jika Anda memasak nasi dengan air yang terlalu sedikit, nasi akan menjadi kering dan keras setelah matang.
Tips selanjutnya, Anda bisa menambahkan perasan jeruk lemon nih. Meneteskan air perasan jeruk lemon ke dalam beras bertujuan untuk membunuh sisa bakteri yang mungkin masih ada pada beras. Selain itu, hal ini juga bertujuan agar tekstur nasi semakin lembut.
Terakhir adalah memasak nasi untuk dimakan saat itu. Misalnya, Anda bisa memasak nasi di pagi hari untuk sarapan pagi. Kemudian untuk makan siang, Anda bisa memasaknya lagi di siang hari.
2. Cara menyimpan jahe, kunyit, dan lengkuas
Ketiga bumbu dapur ini rasanya selalu ada di dapur, ya. Sayangnya, bumbu-bumbu ini bisa cepat rusak atau tidak segar lagi jika Anda tidak menyimpannya dengan benar. Untuk itu, kita perlu tahu nih bagaimana cara menyimpannya dengan benar. Berikut tipsnya:
Pertama, Anda bisa menyimpan jahe, kunyit, dan lengkuas ke dalam kantong. Sebelum menyimpannya, pastikan tidak ada droplets dan tetesan air, ya. Setelah itu, tekan sebagian udara di dalam kantong dan meletakkannya di laci lemari es.
Setelah disimpan dalam kantong, Anda perlu memeriksanya setiap beberapa hari sekali untuk melihat apakah ada jamur yang muncul pada permukaan ketiga bumbu ini.
Jika ada, kita bisa menyingkirkan jamur dengan pisau atau parutan. Setelah dipastikan jamur hilang, ganti kantong atau cuci wadah penyimpanan.
Tips selanjutnya agar jahe, kuyit, dan lengkuas tahan lama adalah jangan mengupas kulitnya jika menyimpannya di kulkas. Nah, yang terakhir, kita bisa menyimpan ketiga bumbu dapur ini dengan membekukannya.
Sebelum dibekukan, bungkus ketiga bumbu dapur dengan tisu kertas atau simpan di dalam kantong.
3. Cara menyimpan daun bawang agar awet dan segar
Daun bawang adalah bahan masakan yang paling sering digunakan pada masakan Asia. Seluruh bagian dari bahan masakan ini bisa digunakan. Daun bawang juga bisa dikonsumsi dalam keadaan matang mau pun mentah lho.
Nah, untuk menyimpan daun bawang agar tetap segar, Anda bisa menyimpannya di lemari es. Untuk hasil terbaik, memasukkan daun bawang ke dalam toples dengan tambahan sedikit air. Pastikan umbi dan akarnya benar-benar terendam air.
Selain itu, Anda bisa membungkus daun bawang dengan handuk lembab dan memasukkannya ke dalam kantong zip-top lalu dinginkan. Kita juga bisa nih membekukan sisa daun bawang.
Caranya, letakkan daun bawang di atas loyang logam yang dilapisi dengan kertas roti. Simpan ke dalam kantong yang aman untuk freezer, kemudian masukkan daun bawang ke dalam freezer sampai beku.
4. Cara menyimpan bawang merah agar tak cepat busuk
Kita mungkin selalu sedia bawang merah di dapur, mengingat hampir semua masakan memerlukan bumbu ini. Nah, agar bawang merah tidak cepat membusuk, Anda bisa melakukan beberapa tips berikut nih.
Masukkan bawang merah di ruangan yang sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik. Hal ini untuk memudahkan bawang merah menyerap kelembapan. Hindari untuk menyimpan bawang merah ke dalam kantong plastik, karena hal ini dapat menyebabkan bawang cepat busuk.
Tips lainnya, Anda bisa memasukkan bawang merah ke dalam freezer agar tetap awet. Sebelum dibekukan, baiknya kita mengupas kulit bawang merah terlebih dahulu ya. Kemudian, masukkan bawang ke dalam kantong atau wadah yang kedap udara.
Penyimpanan dengan cara ini dapat membuat bawang bertahan hingga enam bulan lho!
Selanjutnya adalah mengeringkan bawang merah sebelum di simpan. Letakkan bawang merah di tempat yang kering dan hangat. Jika sudah benar-benar mengering, Anda bisa menyimpannya di dalam kantong jaring atau keranjang kawat.
5. Cara menyimpan cabai
Selain bawang merah, bumbu yang selalu ada di dapur lainnya adalah cabai. Semua orang pasti sering menyetok cabai, apalagi jika keluarga di rumah menyukai masakan pedas. Untuk menyimpan cabai agar tetap awet, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut.
Pertama, Anda bisa mengasinkan cabai. Caranya, cuci dan keringkan cabai dan buang bagian atasnya, lalu potong kasar. Setelah itu, campur cabai yang sudah dipotong tadi dengan garam dan masukkan ke dalam toples kaca yang sudah disterilkan.
Tutup toples dan simpan di tempat yang sejuk dan kering selama beberapa minggu sebelum didinginkan.
Tips yang kedua, Anda bisa membekukan cabai agar cabai bisa awet dan tahan lama. Yang perlu kita lakukan adalah memastikan terlebih dahulu bahwa semua cabai tidak memiliki kerutan atau tanda-tanda pembusukan sebelum dibekukan.
Lalu, cuci cabai dan pastikan benar-benar kering. Setelah selesai, buang batang cabai. Anda bisa membekukan cabai dalam posisi utuh atau pun diiris ya. Anda juga bisa memasukkannya ke dalam kantong ziplock dan segel sebelum memasukkannya ke dalam freezer.

