Jumat, Juni 5, 2026
No menu items!

Ekspansi Produk Halal Indonesia Kini Jangkau Australia

Jakarta, Satu Indonesia – Kementerian Perdagangan dan Global Australian Halal Certification (GAHC) resmi menandatangani perjanjian kerja sama pemasaran produk halal Indonesia ke Australia, Kamis (26/6/2025).

Penandatanganan yang berlangsung di Gedung Kemendag, Jakarta tersebut dilakukan oleh Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag, Fajarini Puntodewi dan Presiden Direktur GAHC, Asroni dengan disaksikan oleh Mendag Budi Santoso.

“Produk halal sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehat, sehingga pasarnya sangat luas tidak hanya untuk muslim,” ujar Mendag.

Menurutnya, pasar Australia merupakan pasar yang belum banyak digarap untuk produk halal Indonesia. Padahal pasarnya sangat potensial karena jumlah muslim di Australia cukup banyak sekitar 813 ribu jiwa.

“Penandatanganan ini menjadi awal bagi sinergi dan pelaksanaan insiatif pengembangan ekspor produk halal Indonesia ke Australia. Kita juga meminta pada diaspora Indonesia di Australia untuk menjadi pembeli produk halal kita,” lanjutnya.

Sementara itu, Presdir GAHC, Asroni mengatakan, produk halal dari Indonesia memiliki daya saing dan nilai tambah yang kuat. Dalam kerja sama ini, GAHC juga akan membantu proses sertifikasi halal bagi 1.000 produk UMKM secara gratis.

“Kami juga akan membantu kurasi produknya yang sesuai standar Australia serta mempromosikannya di pasar Australia. Jadi kerja sama ini bukan hanya simbolis saja, tapi,” kata Asroni.

Berdasarkan data Kemendag, Indonesia berada di peringkat ke-7 negara pemasok produk halal ke Australia. Pertumbuhan ekspornya sebesar 29,96 persen per tahun.

Sedangkan impor produk halal Australia nilainya mencapai USD8,13 miliar di tahun 2024. Trend pertumbuhannya sebesar  14,13 persen per tahun.

TERPOPULER

TERKINI