Kamis, Juni 4, 2026
No menu items!

Rusia–Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertanian: Investasi Gula Hingga Ekspor CPO

St. Petersburg, Satu Indonesia – Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman bersama Mentan Federasi Rusia Oksana Nikolaevna Lut melakukan pertemuan bilateral di St. Petersburg, Rusia.

Kegiatan yang berlangsung di Istana Konstantin, St. Petersburg, Rusia pada Kamis (19/6/2025) tersebut membahas berbagai hal mulai dari investasi gula hingga ekspor Crude Palm Oil (CPO).

Dalam agenda pembicaraannya, kedua menteri membahas sejumlah hal strategis.

Mulai dari peningkatan investasi di sektor gula melalui kemitraan Indonesia-Rusia, peningkatan volume ekspor Crude Palm Oil (CPO) Indonesia ke pasar Rusia, rencana pembangunan industri pupuk bersama sebagai bagian dari kerja sama ketahanan pangan, pembukaan akses untuk impor daging dari Rusia ke Indonesia, dan juga penguatan kerja sama teknis dan riset pertanian berbasis teknologi.

Pertemuan tersebut turut disaksikan langsung Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin dan Presiden RI Prabowo Subianto. Presiden Vladimir Putin dalam pertemuan kenegaraan tersebut bahkan menyatakan komitmen Rusia untuk memperluas kerja sama strategis dengan Indonesia di berbagai bidang, termasuk pertanian, eksplorasi luar angkasa, energi, dan pertahanan.

“Kami banyak mengembangkan kerja sama di bidang pertanian, penjelajahan luar angkasa, energi, serta militer dan teknis. Ada banyak peluang dan kami memiliki kapasitas untuk berkembang bersama,” ujar Presiden Putin.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa hubungan antara Indonesia dan Rusia terus menunjukkan tren positif dan penuh potensi, terutama di bidang ekonomi.

“Hubungan kita meningkat terus. Saya melihat banyak kemajuan di berbagai sektor. Ekonomi membaik, kerja sama semakin luas dan produktif,” kata Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian Federasi Rusia Oksana Nikolaevna Lut juga secara resmi mengundang Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman untuk melakukan kunjungan khusus ke Rusia pada bulan Oktober 2025 nanti. Undangan itu disampaikan langsung dalam pertemuan bilateral antara kedua Presiden yang didampingi masing-masing menteri pendamping di Istana Presiden Putin.

Undangan resmi kepada Menteri Pertanian RI menjadi simbol keseriusan kedua negara dalam memperkuat kemitraan strategis di sektor pangan, serta membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha pertanian kedua negara untuk saling terhubung dan berkembang.

Kunjungan Mentan Amran ke Rusia pada Oktober 2025 mendatang diharapkan menjadi momentum untuk menindaklanjuti komitmen kerja sama konkret yang telah dibahas, sekaligus membuka jalan bagi terbangunnya industri pertanian yang lebih kuat dan berkelanjutan.

TERPOPULER

TERKINI