Senin, April 20, 2026
No menu items!

Wujudkan Kota Global, Transformasi Digital di DKI Jakarta Semakin Matang

Jakarta, Satu Indonesia – Proses digitalisasi di DKI Jakarta semakin mendekati tahap akhir. Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta, Ricky Perdana Gozali mengatakan sistem pembayaran digital di DKI Jakarta saat ini sudah mencapai 99,8 persen, yang mengisyaratkan bahwa transformasi digital di DKI Jakarta semakin matang.

Ricky mengatakan capaian ini sejalan dengan peningkatan rasio pemanfaatan alat pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta yang mencapai 0,53 persen.

“Ini juga sejalan dengan penggunaan kanal penerimaan digital Pemprov DKI yang meningkat menjadi 58 persen dari total pajak dan retribusi,” kata Ricky.

Adapun pengguna QRIS di Jakarta hingga April 2025 tercatat mencapai 6 juta orang dengan volume transaksi mencapai 258,15 juta.

“Pada Maret 2025, kami meluncurkan QRIS Tap, inovasi dalam sistem pembayaran digital yang telah terbukti memudahkan transaksi nontunai di sektor transportasi publik dan ritel Jakarta serta turut mempercepat adopsi digital di kalangan UMKM,” lanjutnya.

Ricky menjelaskan, digitalisasi menjadi salah satu dukungan yang diperlukan untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global.

Sebagaimana diketahui, Jakarta ditargetkan menempati peringkat 20 besar dalam Global City Index dengan berfokus pada perwujudan Jakarta sebagai pusat ekonomi di Asia Tenggara pada 20 tahun mendatang.

Ricky optimis, di tengah masih tingginya ketidakpastian ekonomi global, perekonomian DKI Jakarta masih tetap kuat. Ini tercermin dari ekonomi Jakarta pada triwulan I 2025 yang tumbuh 4,95 persen secara tahunan. Sementara inflasi juga tercatat masih terjaga sebesar 2,21 persen secara tahunan pada April 2025.

TERPOPULER

TERKINI