Selasa, April 21, 2026
No menu items!

Rumah Bebas Ular: 4 Bau yang Wajib Dihindari

Samarinda, Satu Indonesia – Manusia secara umum pasti merasa takut dengan hewan melata bernama ular. Ular adalah hewan reptil yang termasuk dalam ordo Squamata, dengan ciri-ciri khas seperti tubuh panjang dan ramping, tidak memiliki kaki, serta bergerak dengan cara melata.

Meskipun ular seringkali menjadi objek ketakutan bagi banyak orang, sebenarnya ular memainkan peran penting dalam ekosistem sebagai predator dan mangsa, serta memiliki adaptasi unik untuk berburu dan bertahan hidup.

Ular dapat menyelinap ke halaman rumah karena mereka membutuhkan tempat untuk berlindung. Mereka bisa memanfaatkan tumpukan barang, celah bebatuan, maupun semak-semak sebagai lokasi persembunyiannya. Wah, siapapun pasti tidak ingin bertemu dengan ’tamu tak diundang’ tersebut, ya.

Supaya ular tak masuk ke lingkungan rumah, ketahui aroma yang mengundang ular seperti berikut ini:

1. Feromon

Dilansir dari Best Life, ular dapat masuk halaman karena mereka mencium feromon atau zat tertentu yang dilepaskan oleh hewan yang spesiesnya sama.

Menurut ahli ular A.H David, feromon dapat menunjukkan beberapa hal seperti tanda siap untuk menemukan pasangan. Bila ular jantan mencium aroma tersebut di halaman pada musim kawin maka mereka akan datang untuk mencari ular betina.

2. Hewan Amfibi dan Ikan

Tidak hanya tikus, ular juga tertarik dengan keberadaan hewan amfibi maupun ikan di halaman. Perlu diingat bahwa ular adalah hewan karnivora yang mengincar mangsa dengan cara mencium aroma atau gerakan tertentu dari buruannya.

“Untuk ular yang hidup di air atau semiakuatik seperti ular air atau beberapa jenis ular garter, bau amfibi seperti katak atau kodok, dan juga ikan, bisa menjadi daya tarik,” jelas David.

Selain tertarik dengan kedua hal tersebut, ular juga menyukai air. Sehingga, bila tidak ingin ular masuk halaman, singkirkan juga air dari pekarangan.

3. Kotoran Atau Sarang Burung

David menerangkan bahwa pada dasarnya ular bisa mencium lingkungan di sekitarnya melalui proses chemoreception.

Namun, ular tidak dapat mencium aroma seperti manusia dengan hidung. Mereka mencium menggunakan organ khusus yang disebut vomeronasal.

“Organ ini terhubung ke mulut mereka dan ketika mereka menjulurkan lidah, mereka mengumpulkan partikel dari udara yang kemudian diproses melalui organ ini,” terang David.

Karena ular memiliki kemampuan tersebut, mereka bisa mengincar burung sebagai mangsa. Keberadaan burung di halaman bisa dideteksi ular melalui kotoran maupun sarangnya. Ular akan mengikuti aroma mangsanya. Mereka juga akan menetap di tempat-tempat yang memiliki bau seperti yang ditinggalkan oleh mangsanya.

4. Kotoran Tikus

David mengatakan, ular tertarik dengan keberadaan tikus karena hewan ini merupakan salah satu mangsanya. Ular bisa masuk halaman karena mereka mendeteksi keberadaan hewan pengerat di pekarangan.

“Aroma hewan pengerat seperti tikus atau hamster dapat menarik banyak spesies ular, terutama spesies yang lebih besar seperti ular piton, ular boa, dan berbagai jenis ular tikus,” kata David.

Ular juga bisa mencium kotoran atau air seni dari hewan pengerat walau mangsa mereka sudah tidak ada.

Cara Mencegah Ular Masuk Halaman

Sebagaimana dilansir dari A-Z Animals, inilah cara-cara simple agar ular tidak masuk halaman atau lingkungan rumah kita:

  • Menjaga halaman tetap bersih dan kering
  • Memotong rumput secara teratur
  • Menghilangkan wadah makan atau tempat mandi burung
  • Menutup dinding yang retak atau bolong
  • Rawat tanaman dan tumbuhan

TERPOPULER

TERKINI