Paser, Satu Indonesia – Kondisi ruas jalan dua jalur di Kilometer 5 Tanah Grogot, Kabupaten Paser yang berada di kawasan Danau Gentung Temiang masih tergenang air.
Atas kondisi ini, Komisi II dan Komisi III DPRD Paser melakukan Sidak ke titik genangan air pada Selasa (8/4/2025).
Tak jauh dari Kompleks perkantoran Pemkab Paser dan Rumah Sakit Panglima Sebaya, titik banjir yang kerap tergenang berada persis didepan Balai Latihan Kerja (BLK) atau Danau Gentung Temiang. Jalan jalur 2 lintas provinsi ini salah satu titik langganan banjir ketika hujan turun, sehingga sangat mengganggu para pengguna jalan.
Anggota Komisi II dan III yakni Andi Muhammad Rizal Ashari Assegaf, Sultan Surya Pasya, Acong Aspiyek dan Agus Santosa angsung melakukan koordinasi dengan Kadis PUTR Paser Asnawi dan jajarannya saat di lokasi.
Sebelumnya, masyarakat mengadukan persoalan ini lantaran sangat menggangu pengguna jalan, dimana genangan air ini kerap terjadi jika hujan intensitas tinggi.
Padahal, jalan dua jalur ini merupakan jalur lintas provinsi pintu keluar masuk kota Tanah Grogot,
Andi Rizal dalam keterangannya menuturkan bahwa pihaknya melakukan peninjauan langsung ke lokasi genangan air banjir ini untuk mengetahui tindak lanjut dari dinas terkait dan meminta dinas terkait melakukan penanganan secepatnya.
Sementara itu, Kadis PUPR Asnawi mengungkapkan bahwa setiap ada hujan dengan intensitas tinggi, air selalu menggenangi halaman BLK hingga melebar ke jalan.
Menurutnya, penyebabnya adalah drainase yang mengarah ke kawasan terendah atau Danau Gentung Temiang tidak sebanding dengan air yang ada.
Menyikapi hal ini, sebutnya Asnawi, pihaknya akan melakukan penanganan yang diawali dengan analisa lebih lanjut. Asnawi juga menyebutkan saluran drainase di area tersebut sempat tersumbat, sehingga air tidak dapat mengalir ke saluran pembuangan yang ada.
“APBD Paser sudah mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan saluran drainase diantara kawasan ini, namun saat ini masih dalam tahap perencanaan,” ungkap Asnawi.
Redaksi

