Rabu, Mei 6, 2026
No menu items!

Jelang Lebaran, Rutan Kelas I Samarinda Bebaskan 11 WBP

Samarinda, Satu Indonesia – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda memberikan kebebasan kepada 11 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Dalam keterangannya, Kamis (27/3/2025), Kepala Rutan Kelas I Samarinda Heru Yuswanto mengatakan bahwa 11 WBP yang menghirup udara bebas tersebut mendapat kebebasan melalui program Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CB). Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Rutan Samarinda untuk mempercepat proses integrasi sosial bagi WBP.

“Hari ini kami telah menggelar prosesi pembebasan melalui program integrasi,” kata Heru, dikutip Jum’at (28/3/2025).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa program integrasi tersebut berkontribusi dalam mengurangi kepadatan hunian di dalam Rutan.

“Program integrasi ini kami lakukan secara terus menerus dan kami percepat dengan harapan para WBP bisa segera bebas dan berkontribusi dalam mengurangi kepadatan hunian di dalam Rutan,” lanjut Heru.

Dalam arahannya, Heru juga menekankan pentingnya menjaga perilaku dan perbuatan setelah bebas dari Rutan. Ia mengingatkan bahwa status mereka belum sepenuhnya bebas, mengingat adanya kewajiban untuk melapor secara berkala ke Balai Pemasyarakatan (Bapas).

“Kami meminta kepada yang hari ini bebas melalui program integrasi, tolong jaga tingkah laku dan perbuatan. Sebelas WBP ini belum sepenuhnya bebas karena masih memiliki kewajiban untuk lapor ke Balai Pemasyarakatan,” tegasnya.

Heru menyampaikan ucapan selamat kepada para WBP yang telah menyelesaikan masa pidananya. Ia berharap pembebasan ini menjadi yang terakhir kalinya mereka berurusan dengan Rutan dan meminta mereka untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

“Semoga ini menjadi pengalaman terakhir kalian masuk ke dalam Rutan. Jangan ulangi kesalahan lagi, dan hati-hati di jalan. Sampaikan salam hangat saya untuk keluarga di rumah,” imbuhnya.

Salah satu WBP mendapatkan kebebasan adalah Hafidz. Ia dibebaskan melalui program PB dan mengaku terharu, terutama karena momen ini bertepatan dengan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Saya merasa senang dan bersyukur bisa bebas menjelang Lebaran tahun ini. Program integrasi ini membantu saya dan teman-teman lainnya sehingga bisa merayakan Lebaran bersama keluarga,” ungkap Hafidz.

TERPOPULER

TERKINI

Makanan dan Minuman Penurun Kolesterol Tinggi yang Wajib Dicoba

Samarinda, Satu Indonesia – Tahukah Anda, tubuh kita sebenarnya membutuhkan kolesterol untuk membantu pembentukan sel-sel sehat.Hanya saja, kadar kolesterol yang terlampau tinggi justru bisa menyebabkan pembentukan...