Senin, April 20, 2026
No menu items!

Sunatan Massal dan Pengobatan Gratis Digelar Satgas Yonif 614/RP bareng Nakes Rumah Sakit di Perbatasan Papua

Lanny Jaya, Satu Indonesia – Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 614/Raja Pandhita Pos Kotis bersama Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Tiom menggelar Sunatan Massal dan Pengobatan Gratis untuk masyarakat Lanny Jaya pada Sabtu (22/2/2025).

Kegiatan tersebut digelar di Pos Tiom (Kotis) Kampung Konikme, Distrik Yugungwi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.

Ratusan warga mulai dari orang tua sampai anak-anak tampak mengikuti sunatan massal dan pengobatan gratis yang digelar oleh Satgas Yonif 614/RJP bersama RSUD Tiom.

“Antusiasme masyarakat Lanny Jaya pun sangat tinggi menyambut kegiatan tersebut. Hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta yang mencapai ratusan orang untuk mengikuti sunatan massal dan pengobatan gratis,” ucap Dansatgas Yonif 614/RJP Letkol Inf Ardiansyah, S.Sos, dalam keterangan resminya di Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.

“Satgas menyelenggarakan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian sekaligus meringankan beban warga,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk bakti sosial yang diselenggarakan secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Lanjutnya lagi, anak-anak yang melaksanakan sunatan massal dilayani oleh Tim Kesehatan Satgas dan Nakes RSUD Tiom menggunakan couter/laser.

“Dengan laser ini proses penyembuhannya lebih cepat dibanding metode kovensional yang menggunakan gunting,” tuturnya.

Dansatgas juga berharap, dengan terselenggaranya acara khitanan dan pengobatan gratis ini, masyarakat makin terbantu karena tidak mengeluarkan biaya.

“Semoga dengan kehadiran Satgas di kampung ini dapat mengurangi beban warga, khususnya yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” imbuhnya.

Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari Kepala Kampung, Bapak Yakob Kogoya (79).

Menurutnya, kegiatan khitanan massal dan pengobatan gratis ini merupakan kegiatan yang sangat positif dalam meningkatkan kesehatan warga.

“Hal ini dapat dilihat dari banyaknya warga yang berbondong-bondong mendaftarkan anaknya untuk mengikuti sunatan secara gratis,” sambungnya.

“Mereka (masyarakat) rela mengantri dari pagi hingga sore agar anak-anak bisa dikhitan,” pungkasnya.

(MH/HL)

TERPOPULER

TERKINI

Grand Final Duta Wisata Manuntung 2026 Resmi Dibuka, Ajang Cetak Generasi Promotor Pariwisata Balikpapan

Satu Indonesia, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong penguatan sektor pariwisata melalui peran generasi muda. Komitmen tersebut ditunjukkan dalam pembukaan Grand Final Pemilihan...