Rabu, Mei 6, 2026
No menu items!

Belum Pulih, Harga TBS Sawit di Kaltim Terimbas CPO dan Kernel

Samarinda, Satu Indonesia – Pada periode 1-15 Pebruari 2025, harga tandan buah segar (TBS) sawit di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masih belum menunjukkan perbaikan.

Penurunan harga ini lantaran faktor internal, yakni penurunan harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel) pada hampir seluruh perusahaan sumber data.

Kondisi ini tentunya berdampak langsung pada harga TBS di tingkat petani sawit di Kaltim.

Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ence Achmad Rafiddin Rizal di Samarinda pada Minggu (16/2/2025) menjelaskan bahwa harga CPO tertimbang ditetapkan sebesar Rp 13,942,29 per kg, sementara harga kernel rata-rata tertimbang mencapai Rp 10.591,54 per kg dengan indeks K sebesar 88,87 persen.

Lebih lanjut, ia merinci harga periode 16-31 Januari 2025 yakni untuk TBS yang dipanen dari pohon umur 3 tahun dengan harga Rp 2.800,82 per kg.

“Di umur 4 tahun diharga Rp 2.987,17per kg, umur 5 tahun seharga Rp 3.005,01 per kg. Selanjutnya umur 6 tahun Rp 3.037,32 per kg,” ungkap Ence, dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (16/2/2025).

Berikutnya di umur 7 tahun Rp 3.055,65 per kg, umur 8 tahun Rp 3.078,60 per kg dan umur 9 tahun seharga Rp 3.143,27 per kg dan umur 10 tahun Rp 3.180,19 per kg.

Menurutnya, daftar harga TBS sawit diatas, merupakan standar harga bagi petani yang sudah bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit di Kaltim, khususnya kebun plasma.

Adanya kerjasama kelompok tani dengan pihak pabrik minyak sawit (PMS) diharapkan harga TBS petani sudah sesuai dengan harga normal dan tidak dipermainkan lagi oleh para tengkulak. Sehingga kesejahteraan kelompok tani kelapa sawit melalui kerjasama ini hendaknya dapat terwujud.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI