Samarinda, Satu Indonesia – Memiliki pohon di sekitar rumah memang memberikan banyak keuntungan, baik dari segi estetika maupun fungsi. Mulai dari meningkatkan kualitas udara, mengurangi suhu udara di sekitar rumah, hingga mampu jadi penyerap air hujan sehingga mencegah erosi.
Namun, beberapa jenis pohon dapat menyebabkan kerusakan pada pondasi rumah. Nah, agar tidak salah dalam menanam pohon di sekitar rumah, mari kenali jenis pohon yang dapat merusak pondasi, sehingga kita dapat menjaga keindahan dan keamanan rumah kita.
Ciri-ciri Pohon Perusak Pondasi Rumah:
Untuk menghindari kerusakan pada pondasi rumah, penting untuk mengenali ciri-cirinya:
- Akar yang Agresif: Pohon dengan akar yang tumbuh cepat dan kuat cenderung merusak struktur di sekitarnya.
- Sistem Perakaran yang Luas: Pohon dengan akar yang menyebar luas memiliki potensi untuk merusak pondasi dan pipa air.
- Pertumbuhan Cepat: Pohon yang tumbuh cepat biasanya memiliki sistem perakaran yang agresif.
- Jenis Tanah: Beberapa pohon lebih agresif dalam jenis tanah tertentu. Misalnya, pohon yang tumbuh subur di tanah berpasir mungkin memiliki akar yang lebih kuat.
- Kebutuhan Air: Pohon yang membutuhkan banyak air cenderung memiliki akar yang mencari sumber air, sehingga dapat merusak pipa saluran air dan pondasi rumah.
Jenis-jenis pohon yang bisa merusak pondasi rumah, apa saja?
1. Pohon Beringin
Pohon beringin terkenal dengan sistem akar yang sangat kuat dan invasif. Akar beringin dapat tumbuh jauh dan menembus struktur tanah dengan kuat.
Jika ditanam terlalu dekat dengan rumah, akar beringin dapat menyebabkan retakan pada pondasi dan merusak pipa saluran air atau selokan. Karena pertumbuhannya yang agresif, beringin sebaiknya ditanam jauh dari bangunan atau area yang rentan terhadap kerusakan.
2. Pohon Mangga
Pohon mangga adalah pohon buah yang sangat populer di banyak daerah tropis. Namun, sistem akarnya yang kuat dan menyebar luas bisa menjadi masalah bagi pondasi rumah. Akar pohon mangga dapat menyebabkan pergeseran tanah di sekitar pondasi, sehingga mengakibatkan keretakan dan ketidakstabilan struktur bangunan. Selain itu, akarnya juga bisa merusak pipa bawah tanah.
3. Pohon Cemara
Pohon cemara memiliki akar yang dalam dan kuat. Walaupun sering ditanam sebagai pohon peneduh atau dekoratif, akarnya yang tumbuh dalam bisa merusak pondasi rumah jika tidak ditanam pada jarak yang aman. Akar cemara bisa menembus dan merusak struktur beton, yang menyebabkan retakan dan kerusakan pada pondasi.
4. Pohon Pepaya
Pohon pepaya mungkin terlihat tidak berbahaya karena ukurannya yang relatif kecil dibandingkan pohon lainnya. Namun, akar pepaya dapat menyebar dengan cepat dan merusak pondasi rumah.
Tanaman ini biasanya membutuhkan banyak air, dan akar yang mencari air bisa menyebabkan kerusakan pada pipa air bawah tanah dan pondasi rumah. Oleh karena itu, menanam pepaya terlalu dekat dengan bangunan sebaiknya dihindari.
5. Pohon Jambu
Pohon jambu, khususnya jambu biji, juga memiliki sistem akar yang cukup kuat dan menyebar. Jika ditanam terlalu dekat dengan rumah, jenis akar pohon yang merusak pondasi rumah ini akan menyebabkan kerusakan pada pipa bawah tanah juga. Selain itu, akar jambu yang tumbuh agresif bisa menyebabkan pergeseran tanah, yang berdampak buruk pada kestabilan bangunan.
6. Pohon Ketapang
Pohon ketapang memiliki sistem akar yang luas dan kuat, sering kali menyebar jauh di bawah permukaan tanah. Akar ketapang dapat menyebabkan pergeseran tanah yang berisiko merusak fondasi rumah jika ditanam terlalu dekat. Pohon ini sebaiknya ditanam di area yang lebih terbuka dengan jarak yang aman dari bangunan dan struktur lainnya.
7. Pohon Bidara
Pohon bidara sebaiknya ditanam dengan jarak minimal 3 meter dari rumah. Hal ini agar pohon mendapatkan nutrisi dengan baik dari dalam tanah. Dengan jarak tersebut, pohon bidara yang ditanam bisa hidup lama dan akarnya tidak merusak fondasi rumah.
8. Pohon Durian
Pohon durian memiliki ukuran yang cenderung besar dan kokoh, serta akar yang menjalar. Hal inilah membuat pohon ini sebaiknya ditanam jauh dari rumah agar akarnya tidak bisa merusak fondasi nantinya.
Mengetahui jenis pohon yang berpotensi merusak pondasi rumah memang sangat penting. Jika memiliki pohon di atas yang sudah tumbuh dekat dengan rumah, konsultasikan dengan ahli arborist untuk menentukan solusi terbaik guna mencegah kerusakan yang lebih besar.

