Jakarta, Satu Indonesia – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa rekrutmen anggota melalui jalur santri masih menjadi salah satu program prioritas.
Ikhwal tersebut disampaikan Listyo Sigit saat menghadiri Pembukaan Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama Harlah Ke-102 NU di Jakarta, Rabu (5/2/2025).
“Karena kami ingin punya polisi yang tidak hanya paham tentang ilmu kepolisian, namun juga memiliki kematangan di dalam karakter kesehariannya,” ujar Kapolri, dalam keterangannya, dikutip Kamis (6/2/2025).
“Karena dibekali iman dengan yang kuat, sehingga pada saat menghadapi tantangan godaan semuanya bisa bertahan,” sambungnya.
Atas alasan tersebut, Kapolri menilai rekrutmen jalur santri masih mejadi hal yang harus dilanjutkan.
Lebih lanjut, Kapolri pun mengapresiasi Nahdlatul Ulama (NU) yang telah mendukung program ini. Dia menyambut baik pondok pesantren yang mendorong santrinya untuk bergabung menjadi anggota polisi.
“Terima kasih kami mendapatkan rekrutmen-rektumen baru, anggota-anggota Polri baru, yang bisa kami tampilkan di masyarakat menjadi polisi-polisi baik. Terima kasih kepada rekan-rekan NU dan pondok pesantren yang telah mendorong dan menjadi anggota polri,” tutur Listyo Sigit.
Redaksi

