Rabu, September 9, 2026
No menu items!

Prajurit TNI Ikuti Ajang MHQ dan MTQ Internasional Militer di Mekkah

Mekkah, Satu Indonesia – Kapusbintal TNI Brigjen TNI Tornado yang di wakili Kabidroh Kolonel Laut (KH) Chumaidi, S.Ag menghadiri pembukaan Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional ke-10 untuk personel Militer di kota Mekkah pada Jum’at (31/1/2025).

Ajang yang berlangsung di hotel Hilton Convention Jabal Omar Mekkah dari tanggal 30 Januari 2025 sampai dengan 9 Februari 2025 tersebut merupakan perlombaan yang bertujuan untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memotivasi para peserta dalam menghafal dan memahami kandungan Al-Qur’an, khususnya bagi Militer yang mempunyai tugas berat menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa dan negaranya.

Kegiatan musabaqah militer kali ini diikuti oleh peserta dari 33 negara, dari 36 negara yang telah terdaftar. Dalam musabaqah kali ini akan di lombakan 6 kriteria, mulai  dari 30 Juz, 20 Juz, 10 Juz, 5 Juz, 3 Juz dan Tilawah Al-qur’an, yang semua pesertanya adalah para personel Militer.

Kali ini, TNI dengan bangga mengirimkan Delegasi untuk mengikuti Musabaqah tersebut, terdiri dari Sertu Rachmad Sholeh yang akan mengikuti lomba 30 Juz, Serma Abdi Nasrullah 20 Juz, Letda Laut (KH) Muhammad Kusmadi 10 Juz, Lettu Lek Nursal Hasbi 5 Juz, Sertu Arif Suminar 3 Juz dan Alif Efendi tampil di Musabaqah Tilawah Al-qur’an. Delegasi TNI dibawah kendali official Kolonel Laut (KH) Chumaidi, yang sehari-hari menjabat sebagai Kabidbintaroh Pusbintal TNI.

Ada yang terasa Istimewa pada delegasi TNI kali ini, bahwasanya ada dua peserta yang ternyata mereka adalah kakak beradik, yaitu Sertu Rachmat Sholeh dan adiknya yaitu Serma Abdi Nasrullah, dan yang istimewanya lagi sang kakak ikut lomba 30 Juz dan sang adik di 20 Juz, usut punya usut awalnya sang adik iri dengan kakaknya yang bisa menghafal al-qur’an meskipun jadi seorang prajurit, maka dirinya pun bertekad untuk menghafal Al-Qur’an secara mandiri.

Dalam pidato pembukaan musabaqah hifdzil qur’an ini,  Brigjen  Abdul Aziz Saud Adduraisi mengatakan bahwasanya orang yang menjaga al-Qur’an adalah mendapatkan kedudukan yan sangat mulia disisi Allah SWT.

“Para penjaga Al-qur’an akan dijaga dan dijamin kebahagiaan hidupnya dunia dan akherat, apalagi sebagai prajurit-prajurit militer yang tugasnya sudah berat tapi masih menyempatkan diri untuk menjaga dan menghafal al-qur’an, pasti akan mendapat kedudukan yang sangat mulia,” ujar Abdul Aziz, dalam keterangannya, di Jakarta, Sabtu (1/2/2025).

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI

Pembangunan SMPN 29 Balikpapan Capai 72 Persen, Ditargetkan Rampung Desember

Balikpapan, Satu Indonesia — Pembangunan SMP Negeri 29 Balikpapan di kawasan Perumahan Grand City terus dikebut. Hingga Rabu (9/9/2026), progres pembangunan sekolah tersebut telah...