Senin, Mei 25, 2026
No menu items!

PSSI dan KNVB Perkuat Kemitraan untuk Pengembangan Sepak Bola Indonesia

Belanda, Satu Indonesia – Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kembali menegaskan komitmen mereka dalam mendukung pengembangan sepak bola Indonesia.

Komitmen ini diperkuat melalui pertemuan resmi di Kampus KNVB, Zeist, Belanda, pada Senin (27/1/2025).

Dilansir dari situs resmi PSSI, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengapresiasi kerja sama yang terus berkembang antara kedua organisasi. PSSI sangat antusias untuk menindaklanjuti diskusi sebelumnya dan fokus pada prioritas utama dalam program pengembangan sepak bola Indonesia.

Pertemuan ini merupakan lanjutan dari diskusi yang telah dimulai pada September lalu di Jakarta. Dalam pertemuan kali ini, PSSI dan KNVB membahas enam fokus utama dalam kemitraan mereka.

Pertama, pengembangan sumber daya manusia, untuk meningkatkan keterampilan individu yang terlibat dalam sepak bola Indonesia. Kedua, pengembangan pelatih, melalui kursus pelatihan dan program pertukaran pelatih dengan KNVB.

Ketiga, pengembangan bakat muda, dengan keterlibatan pelatih Belanda dalam melatih pemain tim nasional junior Indonesia.

Keempat, peningkatan jumlah pertandingan, terutama untuk tim nasional dan tim junior. Kelima, pengembangan sepak bola perempuan, guna memperkuat tim sepak bola putri Indonesia.

Yang terakhir, kolaborasi organisasi, mencakup administrasi, keselamatan, perencanaan acara, dan aspek penting lainnya dalam pengelolaan sepak bola.

Sekretaris Jenderal KNVB, Gijs de Jong, menyatakan optimismenya terhadap kemitraan ini.

“PSSI dan KNVB memiliki visi yang sama dalam memajukan sepak bola di berbagai aspek pengembangan,” katanya.

PSSI optimis bahwa kolaborasi ini akan memberikan dampak signifikan bagi kemajuan sepak bola nasional.

“Misi kami jelas, yaitu menjadi yang terbaik di Asia Tenggara, bahkan Asia,” tegas Erick Thohir.

Ia menambahkan bahwa program pengembangan berkelanjutan akan menjadi fokus utama PSSI, termasuk dalam aspek pemain muda, wasit, pendidikan pelatih, dan struktur kompetisi.

TERPOPULER

TERKINI