Lamongan, Satu Indonesia – Wakil Kepala Kepolisian Resor Paser, Kompol Dony Dwija Romansa memimpin langsung upacara pemakaman Aiptu anumerta Kiswanto secara kedinasan di Desa Trepen, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim) pada Rabu (18/12/2024) malam.
Prosesi pemakaman yang disertai hujan tetap berlangsung hikmat dan lancar. Upacara diawali dengan penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk dimakamkan secara kedinasan.
Waka Polres Paser turut mendampingi jenazah mulai dari proses penyerahan, pelaksanaan sholat jenazah hingga prosesi pemakaman.
Dalam sambutannya, Wakapolres menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian almarhum yang dikenal sebagai sosok berdedikasi tinggi selama bertugas.
“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kami semua merasa kehilangan atas kepergian beliau yang selama ini telah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Kompol Dony, didampingi Kapolsek Batu Sopang, dalam keterangannya, dikutip Kamis (19/12/2024).

Jenazah Aiptu Anumerta Kiswanto dimakamkan di samping makam ibundanya, disaksikan oleh keluarga besar, kerabat, rekan sejawat, serta masyarakat sekitar. Suasana haru menyelimuti seluruh prosesi.
Pemakaman secara kedinasan ini menjadi penghormatan terakhir dari institusi Polri atas pengabdian dan jasa-jasa almarhum semasa hidupnya.
Sebelumnya, Aiptu Anumerta Kiswanto tewas saat menunaikan tugas operasi penindakan BBM ilegal di RT 05 Desa Batu Botuk, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim).
Peristiwa naas tersebut terjadi pada Selasa (17/12/2024) sekitar pukul 10.30 WITA. Saat itu Aipda Kiswanto yang menjabat sebagai Ps. Kanit Reskrim Polsek Batu Sopang, Polres Paser, bersama dua anggota lainnya tengah melakukan patroli dan operasi penindakan BBM ilegal.
Tim mendapati sebuah mobil pick-up mencurigakan yang diduga mengangkut BBM jenis Pertalite tanpa izin yang selama ini menjadi target operasi.
Saat personel turun dari kendaraan untuk melakukan pemeriksaan, tiba-tiba pelaku dengan nada marah dan bersikap agresif melakukan perlawanan dengan cara pelaku memukul Aipda Kiswanto berulang kali menggunakan tangan kosong di bagian kepala menyebabkan korban terluka.
Korban lalu dilarikan ke Puskesmas Muara Komam, namun setelah mendapatkan penanganan medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Redaksi

