satuindonesia.co.id, Bontang – Sejumlah kawasan di Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) dilanda banjir pada Selasa (5/11/2024) sejak pagi.
Genangan banjir Kelurahan Api-Api sejak dini hari. Banjir tersebut terjadi lantaran meluapnya sungai Bontang.
Beberapa ruas jalan di Ahmad Yani tampak terendam. Bahkan di wilayah samping kanan dekat dengan bibir sungai pun juga ikut terendam.
Tak hanya disitu, kawasan belakang Bank Dhanarta hingga Polo Air, terjangan air rangsek ke rumah warga.
Kawasan Jalan Pattimura pun sudah mulai tergenang. Karena sungai tidak mampu menampung air dengan kapasitas tinggi.
Sementara itu, aktivitas belajar-mengajar di SD 010 Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) terganggu akibat dilanda banjir.
Kepala SD 010 Bontang Utara Nurully Kesuma Ningrum mengatakan bahwa siswa sudah berdatangan ke sekolah. Namun, saat itu ketinggian air telah menggenangi akses badan jalan menuju sekolah.
“Jadi sejak 06.00 Wita sudah ada yang datang ke sekolah. Tetapi saya pantau dulu saat itu perkembangannya,” kata Nurully, dikutip Selasa (5/11/2024).
Ketinggian air kian meningkat, bahkan sejak 08.00 Wita ketinggian air sudah mencapai betis orang dewasa. Luapan air sungai juga telah masuk di tiga ruang kelas yakni 3A, 3B, dan 3C.
Atas keadaan tersebut, pihak sekolah terpaksa memulangkan pelajar yang telah datang ke sekolah pada pukul 09.00 Wita
Keseluruhan sarana belajar terpaksa diamankan oleh pihak sekolah. Baik itu sound system, buku, hingga perangkat pembelajaran lainnya. Seluruhnya diamankan di atas meja untuk menghindari genangan air
“Perlengkapan yang berada di gudang lama juga kami amankan. Khawatir kena, karena mepet sekali,” tutur dia.
Nurully menjelaskan, untuk besok kegiatan belajar-mengajar belum bisa diputuskan di sekolah atau rumah. Pihak sekolah akan memantau perkembangan debit air yang berada di lingkungan sekolah.
Sebelumnya, akibat intensitas hujan yang tinggi pada pertengahan Juli lalu membuat proses belajar mengajar tatap muka terpaksa ditiadakan. Banjir dikawasan ini kerap terjadi lantaran lingkungan sekolah dikepung DAS Bontang.
Redaksi

