satuindonesia.co.id, Jakarta – Polri berkomitmen mendukung berbagai visi pemerintah, salah satunya dalam mewujudkan ketahanan pangan.
As SDM Kapolri Irjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta pada Selasa (29/10/2024) menuturkan bahwa rekrutmen Polri jalur Bakomsus terbuka bagi lulusan SMK Pertanian.
Para pelajar lulusan SMK Pertanian ini, katanya, diharapkan dapat menjadi Bhabinkamtibmas yang menjadi sektor terdepan dalam menjalin komunikasi dengan para petani.
“Tapi dengan tambahan satu kompetensi SMK Pertanian, dengan bekal ilmu yang di level dasar dia sudah memiliki minimal dia akan lebih cepat lagi jika beradaptasi dengan masyarakat Pertanian. Karena dia sudah ada background pengetahuan yang cukup. Tolong dipersiapkan, didatakan SMK-SMK Pertanan yang ada di Provinsi masing-masing itu berapa, akan kita rekrut sebagai Bhabinkamtibmas-Bhabinkamtibmas kita sebagai leading sektor terdepan yang bisa langsung berkomunikasi dengan komunitas petani,” jelas As SDM Kapolri, dikutip Kamis (31/10/2024).
Sebelumnya, untuk merealisasikan sinergitas Polri dengan Kementan, SSDM Polri membuka Rekrutmen T.A 2025 melalui jalur Bakomsus Lulusan SMK Pertanian. Rencana tersebut terungkap saat gelaran Rakorbin SDM Polri dan PNS Polri Tahun Anggaran 2024 di Jakarta pada Selasa (15/10/2024).
Dalam arahannya di kesempatan itu, Irjen Dedi menegaskan komitmen Polri untuk mendukung visi pemerintahan Presiden terpilih termasuk dalam mewujudkan ketahanan pangan.
“Rekrutmen Polri tahun 2025 jalur Bakomsus terbuka kesempatan bagi lulusan SMK pertanian. Ini komitmen kita mendukung pemerintah mewujudkan ketahanan pangan,” kata As SDM kepada 34 Kepala Biro SDM Polda Jajaran.
Lebih lanjut, Ia memerintahkan seluruh Polda melalui para Kepala Biro SDM Polda jajaran untuk mewajibkan tanam jagung yang rencananya akan dilakukan serentak.
Arahan Asisten Kapolri Bidang SDM itu lantas disambut baik oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang juga ikut hadir dalam Rakorbin SDM Polri dan PNS Polri sebagai narasumber eksternal. Di kesempatan ini ia menyampaikan paparan selama kurang lebih 60 menit tentang strategi mencapai kemandirian pangan Indonesia emas 2045.
“Gagasan dari Irjen Pol Dedi luar biasa. Kami keluarga petani seluruh Indonesia mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya. Harapan ke depan kolaborasi ini kita tindaklanjuti yaitu bagaimana mencapai suasana pangan dan Indonesia menjadi lumbung pangan. Dengan dukungan Kepolisian seluruh Indonesia kami sangat yakin swasembada dan Indonesia menjadi lumbung pangan akan diraih dalam waktu cepat,” ujar Andi Amran antusias.
Mentan melanjutkan modal yang dimiliki Indonesia sangat besar. Ia yakin dengan sumber alam yang subur, jumlah SDM terutama dari generasi Z yang banyak dan didukung dengan teknologi pertanian cita-cita menuju negara super power dalam hal pangan akan cepat terwujud.
Tidak cukup sampai di situ, Andi Amran mengatakan untuk mendukung hal tersebut pemerintah harus memastikan distribusi bantuan pemerintah bisa merata dan tepat sasaran.
“Untuk penyaluran peralatan dan pupuk bersubsidi kita butuh pengawalan agar sampai ke masyarakat yang membutuhkan dan tidak disalahgunakan,” lanjut Mentan.
Polri dan Kementerian Pertanian bulan April 2024 lalu menandatangani Nota Kesepahaman atau MOU tentang Sinergitas Tugas dan Fungsi Pada Pembangunan Pertanian.
MOU ini meliputi pertukaran dan pemanfaatan data dan atau informasi, bantuan pengamanan, dukungan satuan tugas pangan Polri dalam Pembangunan pertanian, penegakan hukum, peningkatan kapasitas dan pemanfaatan sumber daya manusia, pemanfaatan prasarana dan atau sarana.
Tujuan dari MOU ini adalah untuk mengoptimalkan sinergisitas tugas dan fungsi dalam penyelenggaraan pembangunan pertanian untuk mewujudkan peningkatan ketersediaan pangan strategis, mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Redaksi

