Jumat, April 24, 2026
No menu items!

Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana 2024, Ketua TP PKK Balikpapan Ungkap Tantangan Kedepan!

satuindonesia.co.id, Semarang – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memberikan Penghargaan Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) momen peringatan Hari Keluarga Nasional 2024, di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jawa Tengah.

MKK adalah penghargaan tertinggi yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui BKKBN kepada individu yang menunjukkan dedikasi tinggi terhadap program pengendalian penduduk, keluarga berencana (KB), dan pembangunan keluarga.

Selain Kota Balikpapan penghargaan serupa juga diperoleh Ketua TP PKK Kabupaten Paser, Wali Kota Bontang, Wali Kota Samarinda dan Bupati Paser.

Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah dan TP PKK yang telah turut serta dalam optimalisasi sinergi gerak dan langkah keluarga Indonesia mencegah stunting. Dengan mewujudkan keluarga berkualitas menuju Indonesia emas melalui momentum Harganas ke 31.

Seusai menerima penghargaan, Ketua TP PKK Balikpapan Hj Nurlena Rahmad Mas’ud, SE mengatakan bahwa penghargaan ini diberikan lantaran PKK bersama Pemkot Balikpapan serta masyarakat memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan penanganan stunting.

“Edukasi dimulai dari pemberian makan sesuai kebutuhan anak dalam hal mencegah stunting,” ujarnya, Jumat (28/6/2024) lalu.

Nurlena menambahkan, kedepan tentu ada tantangan terhadap kenaikan angka stunting karena banyak yang sadar melaporkan stunting ke RT, kelurahan dan Puskesmas setempat.

“Sehingga data itu riil dan penyebab data stunting naik. Juga berkat kesadaran masyarakat untuk melaporkan terkait stunting,” jelasnya

Sementara itu, sambungnya, banyak warga luar yang bakal tinggal di Kota Balikpapan terdampak sebagai penyangga IKN.

TP PKK Kota Balikpapan saat ini juga aktif dalam hal pola asuh dengan mensosialisasikan ke remaja putri. Yakni bagaimana menjaga kondisi tubuh dengan pemberian asupan penambah darah.

“Sehingga pola asuh ditingkatkan dan bagi pekerja diperlukan pendampingan anak,” tukasnya.

Pihaknya juga berharap, agar kedepan terus diterapkan program-program penanganan stunting di Balikpapan melalui kolaborasi dan sinergi.

“Kami libatkan juga semua pihak dan stakeholder untuk mendukung penurunan angka stunting,” tutupnya.

(MH/HL)

TERPOPULER

TERKINI

BI Kaltim Luncurkan Program Kebanksentralan, Gandeng 6 Perguruan Tinggi

Samarinda, Satu Indonesia – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Timur resmi meluncurkan Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan pada Kamis (23/04/2026).Inisiatif ini menjadi wujud...