satuindonesia.co.id, Balikpapan – Seorang pria berinisial AN (26) warga bogor yang diduga melakukan penipuan berhasil diringkus oleh Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Balikpapan.
Diduga ia melakukan penipuan dengan modus menjadikan anak korbannya sebagai icon model di sebuah mall di Bogor, Jawa Barat, yang mengakibatkan korbannya mengalami kerugian hingga Rp. 70 juta.
Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Balikpapan Iptu Wirawan Trisnadi menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan orangtua korban berinisial M ke Unit Tipidter Satreskrim Polresta Balikpapan.
“Terbongkar aksinya pelaku AN ini saat korban M bersama sejumlah anak lainnya mengikuti ajang Pemilihan Putri Kesenian Cilik Indonesia tahun 2023 lalu, hingga tawaran menjadi model oleh AN lewat sanggar tari yang dimilikinya,” ucapnya.
Pelaku AN dan korban M saling mengenal dari ajang Pemilihan Putri Kesenian Cilik Indonesia Tahun 2023. Keduanya saling berkomunikasi hingga pelaku AN menawari korban M untuk menjadi icon pada sebuah mall, yaitu Aeon Mall Sentul Bogor, Jawa Barat pada Juni 2023 tahun lalu.
Dalam akun instagramnya, Pelaku AN terlihat aktif dalam beberapa kegiatan seperti acara televisi, seni modern dan acara seni tradisional lainnya, sehingga korban M percaya dengan tawaran tersebut.
“Dan untuk menjadi Icon Mall tersebut, pelaku meminta sejumlah uang yang langsung ditransfer orang tua korban M kepada rekening pelaku. Namun setelah sekian lama ditunggu, korban M tidak juga kunjung dijadikan icon di mall tersebut,” terangnya.
Ia mengatakan akibat kasus ini orang tua korban M setidaknya mengirimkan uang ke rekening pelaku sebanyak Rp70 Juta dalam tiga kali proses transfer pelaku.
“Saat ini yang melapor baru satu orang korban, namun berdasarkan informasi dari Polres Bogor juga ada sejumlah korban lain yang melaporkan pelaku dan modus yang sama di Bogor,” tuturnya.
Akibat perbuatannya tersebut, maka Pelaku AN dijerat dengan pasal 378 KUH Pidana tentang penipuan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
“Pelaku kami tangkap di Bogor, sejumlah barang bukti juga sudah kami amankan seperti bukti transfer dan juga percakapan antara korban dan pelaku,” tutupnya.
Redaksi
(FK/HL)

