Rabu, Mei 6, 2026
No menu items!

IKN Mulai Aktif, Industri Parawisata & Ekraf Diharap Kembangkan Destinasi Wisata Berkualitas

satuindonesia.co.id, Samarinda – Destinasi wisata berkualitas dikembangkan Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) guna menyambut tamu dan penduduk Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mulai aktif melakukan kegiatan pada tahun 2024 ini.

Hal itu disampaikan Kepala Dispar Kaltim Ririn Sari Dewi saat bincang sore dengan sejumlah jurnalis di Samarinda, Jum’at (3/5/2024)

“Tahun ini IKN mulai aktif, ditandai dengan ribuan penduduk pindah ke IKN, ditambah dengan tamu dari mancanegara, tentunya mereka juga ingin berwisata setelah menyelesaikan tugas,” kata Ririn Sari Dewi, mengutip Antara, Minggu (5/5/2024).

Lantaran tingkat kunjungan wisata baik wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman) terus meningkat sejak Kaltim ditetapkan menjadi lokasi pemindahan IKN, dipastikannya, pengembangan destinasi wisata terus dilakukan. Sehingga, peningkatan akan terus terjadi sejalan aktifnya IKN.

Dia lantas mencontohkan, “Tingkat kunjungan wisnus sepanjang 2023 mengalami peningkatan cukup drastis ketimbang target yang ditentukan dengan capaian sebesar 363,44 persen, yakni dari target sebanyak 2,3 juta kunjungan, realisasinya mencapai 8,36 juta wisnus,” ujarnya.

Peningkatan terjadi karena magnet IKN, diterangkannya lebih lanjut, lantaran banyak kegiatan nasional yang diarahkan ke Kaltim, baik di Kota Balikpapan, Samarinda, terutama di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara yang menjadi lokasi IKN.

Untuk itu, pihaknya terus mendorong semua pihak yang terlibat dalam industri pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) “Untuk mewujudkan destinasi berkualitas, baik kualitas dari sisi biro perjalanan, akomodasi, transportasi, atraksi, fasilitas dalam destinasi, hingga SDM yang terlibat di destinasi wisata,” sambung dia.

Penetapan IKN ini, dibeberkannya, merupakan tonggak sejahtera bagi Kaltim dan berdampak positif terhadap percepatan peningkatan ekonomi, salah satunya di sektor pariwisata dan ekraf

“Maka untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan, semua harus siap, terutama semua pelaku pariwisata hingga masyarakat,” tukas Kadispar Kaltim ini.

Semua harus siap karena sektor pariwisata memiliki dampak luas terhadap perekonomian, “Mulai dari transportasi, hotel/penginapan, restoran/rumah makan, UMKM, hingga pelaku ekraf mulai dari perfilman, sampai produsen oleh-oleh,” imbuhnya.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI