Rabu, Mei 6, 2026
No menu items!

Akmal Sebut Pendidikan Bukan Soal Kecerdasan, Kaltim ke Depan Dukung Beasiswa Pendidikan Vokasi

satuindonesia.co.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Badan Pengelola Beasiswa Kalimantan Timur Tuntas (BPBKT) menegaskan harus berdampak positif bagi peningkatan kompetensi atau kemampuan dan kualitas penerimanya.

Hal itu disampaikan Penjabat Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Beasiswa Kalimantan Timur di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Provinsi Kaltim, di Samarinda pada Minggu (5/5/2024).

Dia mengatakan, pemberian beasiswa tersebut diharapkan bisa meringankan biaya pendidikan bagi anak-anak Kaltim, juga meningkatkan kemampuan, keterampilan menuju keahlian atau siap bekerja.

“Pendidikan itu korelasinya bukan soal kecerdasan saja, tetapi juga bagaimana peluang anak-anak kita bisa bekerja,” kata Pj Gubernur Kaltim, mengutip AntaraKaltim, Selasa (7/5/2024)

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud dan didampingi Wakil Ketua Sigit Wibowo dan Muhammad Samsun itu, turut dihadiri para ketua fraksi/komisi DPRD Kaltim.

Sampai saat ini , sesal Akmal, lapangan kerja di sektor formal maupun informal hanya menyerap 20 persen dari seluruh angkatan kerja Kaltim.

“Sisanya dari mana yang 80 persen itu. Pasti dari luar Kaltim dan ini hampir terjadi setiap tahun,” ujarnya.

Akmal bahkan menyebut, ketika berkomunikasi dengan perusahaan yang beroperasi di Kaltim, ternyata hanya mampu mengakomodir kisaran 10 hingga 25 persen warga Kaltim.

“Itu pun posisi kerja pada jabatan menengah ke bawah,” tambahnya.

Kedepannya, dia berharap, beasiswa selain lebih selektif. Selain itu, juga mengarah dan mendukung pada pendidikan vokasi bagi para penerima.

“Kita berharap anak-anak kita yang menerima beasiswa, setelah selesai pendidikan tidak hanya menerima ijazah, tetapi juga memiliki kemampuan dan keahlian kerja,” tutur Dirjen Otda Kemendagri ini..

Diputuskan beberapa kesepakatan pada rapat itu, di antaranya perlu dilakukan pembenahan pengelolaan pendidikan Kaltim dengan membentuk Tim Evaluasi Pembangunan Bidang Pendidikan dengan melibatkan pemangku kepentingan bidang pendidikan dan DPRD Kaltim.

“Kita ingin gagasan-gagasan bagus para pemimpin terdahulu dapat diimplementasikan secara baik, benar, dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI