satuindonesia.co.id, Jakarta – Dinamika politik pasca Pemilu 2024, peran Muhammadiyah menjadi salah satu kunci untuk mengatasi situasi yang mulai memanas.
Pasalnya, Muhammadiyah selalu mengingatkan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Hal itu diungkapkan Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dalam Silaturrahim Halal bi Halal Pimpinan Pusat Muhammadiyah 1445 Hijriah di Auditorium K. H. Ahmad Azhar Basyir, MA., Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Rabu (24/04/24).
“Peran besar Muhammadiyah untuk terus menjaga satu kesatuan yang mengisi dengan berbagai macam kekuatan, kemampuan, keilmuan di Muhammadiyah selalu dibutuhkan oleh bangsa untuk menjaganya,” kata Sigit dalam keterangan resminya, dikutip Jum’at (26/04/24).
Usai pemilu, mantan Kabareskrim menjelaskan, perbedaan pendapat menjadikan suatu kecintaan bagi rakyat Indonesia dan harus sama-sama dijaga.
Demikian pula “Momentum silaturrahim yang digelar oleh PP Muhammadiyah merupakan hal yang sangat baik, karena bisa saling memaafkan, merapatkan barisan, dan menatap ke depan bersama-sama untuk kemajuan bangsa Indonesia,” imbuh Sigit
Kegiatan itu ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) KH. Zulfa Mustofa dan ramah tamah yang menghangatkan suasana halal bi halal.
Redaksi

