Kamis, Juni 4, 2026
No menu items!

Hujan Intensitas Tinggi, Empat Daerah di Sumbar Diterjang Banjir

satuindonesia.co.id, Padang – Akibat hujan intensitas tinggi sejak Kamis (7/3/2024) siang, empat kabupaten/kota di Sumatera Barat (Sumbar) dilanda banjir.

Daerah tersebut terdiri dari Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Pasaman Barat.

Di Kota Padang, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rudy Rinaldy mengatakan, terdapat 4 kecamatan terparah yang terdampak banjir. Masing-masing Kecamatan Nanggalo, Padang Timur, Lubuk Begalung, dan Lubuk Kilangan. Banjir menghanyutkan 1 unit rumah warga.

“Rumah warga yang hanyut lokasinya di Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung. Selain itu, debit air yang deras membuat saluran air PT. Semen Padang jebol dan memicu banjir di Perumnas 2 Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan. Beruntung pada musibah ini tidak ada korban jiwa,”Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rudy Rinaldy, mengutip RRI.co.id, Jum’at (8/3/2024).

Hujan lebat itu juga mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah titik. Tak hanya itu, tanah longsor juga terjadi di jalan nasional, tepatnya di Lubuk Paraku, Kecamatan Lubuk Kilangan.

Sementara itu, derasnya banjir di Kabupaten Pasaman Barat mengakibatkan runtuhnya 1 unit jembatan penghubung antara Jorong Rura Patontang dengan Jorong Penggambiran. Akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat sejak Kamis (7/3/2024) sore.

Kemudian, dilaporkan sementara di Kabupaten Pesisir Selatan terdapat 3 kecamatan terdampak. Yakni Kecamatan IV Jurai, Batang Kapas, dan Koto XI Tarusan. Banjir tidak hanya merendam ratusan rumah warga. Satu jembatan gantung di Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai putus.

Bahkan, terjadi banjir bandang di Kabupaten Lima Puluh Kota, tepatnya di Nagari Banda Dalam dan Nagari Situjuah Banda. Dilaporkan 5 unit rumah rusak berat, 1 rusak ringan, 1 musala rusak ringan, 1 Puskesmas pembantu rusak ringan.

Lebih lanjut Rudy menambahkan bahwa hingga Jumat (8/3/2024) dini hari, tim gabungan masih berada di lapangan untuk menyisir permukiman warga terdampak banjir. Kemudian melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI