Kamis, September 17, 2026
No menu items!

Pelatihan Gratis Kemenaker Dibuka, Warga Balikpapan Bisa Pilih Jasa Boga hingga Barber

Balikpapan, Satu Indonesia – Kabar baik bagi warga Balikpapan yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK), tengah mencari pekerjaan, maupun ingin mengembangkan usaha. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI kembali membuka program pelatihan keterampilan gratis melalui Vokasi Stimulus Ekonomi semester II 2026.

Program tersebut berlangsung hingga Desember 2026 dengan beragam pilihan pelatihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Pelatihan ditujukan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk memasuki dunia kerja maupun membuka usaha.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan, Adamin Siregar mengatakan, jenis pelatihan yang tersedia cukup beragam dan diarahkan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat.

“Program ini menyediakan berbagai pilihan pelatihan keterampilan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Seperti jasa boga, laundry hingga barber. Cukup beragam,” ujar Adamin, Rabu (16/9/2026).

Menurut dia, program tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknis. Keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat menjadi modal untuk menciptakan sumber pendapatan baru, khususnya bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaan.

Pelatihan dilaksanakan dalam kelompok dengan jumlah peserta minimal lima orang dan maksimal 20 orang dalam setiap kelas.

“Setiap kelas pelatihan akan diisi minimal lima orang dan maksimal 20 orang,” katanya.

Adamin menjelaskan, pelaksanaan pelatihan melibatkan sejumlah lembaga pelatihan, termasuk Balai Latihan Kerja (BLK), serta tenaga profesional sesuai bidang yang diajarkan. Lokasi pelaksanaan dan instruktur akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenis pelatihan.

Di Balikpapan, salah satu bidang yang telah mengajukan usulan pelatihan adalah jasa boga.

Secara regional, program Vokasi Stimulus Ekonomi semester II 2026 menyediakan 4.800 kuota peserta untuk wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.

“Kuota yang disediakan dalam program sebanyak 4.800 peserta untuk wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan. Jadi siapa cepat dia dapat,” ujar Adamin.

Disnaker Balikpapan turut berupaya memperluas penyebaran informasi mengenai program pelatihan tersebut. Sosialisasi dilakukan dengan melibatkan perangkat kecamatan dan kelurahan agar masyarakat yang membutuhkan dapat mengetahui dan memanfaatkan kesempatan pelatihan gratis.

Program ini diharapkan membuka akses bagi warga untuk meningkatkan kompetensi, kembali memasuki pasar kerja, maupun mengembangkan keterampilan menjadi peluang usaha baru.

TERPOPULER

TERKINI

Rumjab Wawali Balikpapan Dikebut, Progres Tembus 60 Persen dan Ditarget Rampung November

Balikpapan, Satu Indonesia – Pembangunan Rumah Jabatan (Rumjab) Wakil Wali Kota Balikpapan terus dikebut. Hingga pertengahan September 2026, progres fisik proyek tersebut telah mencapai...