Balikpapan, Satu Indonesia – Pembangunan Rumah Jabatan (Rumjab) Wakil Wali Kota Balikpapan terus dikebut. Hingga pertengahan September 2026, progres fisik proyek tersebut telah mencapai sekitar 60 persen.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan, Rita mengatakan, pekerjaan saat ini difokuskan pada pembangunan rumah induk dua lantai serta penataan jalan di sekeliling kawasan.
Percepatan pekerjaan dilakukan agar seluruh proyek yang masuk dalam kontrak tahun anggaran 2026 dapat diselesaikan sesuai jadwal.
“Progres akumulatif saat ini sudah berada di kisaran 60 persen. Kami optimistis seluruh pengerjaan rumah induk dan akses jalan pendukungnya dapat rampung total pada akhir November 2026 mendatang,” kata Rita, Rabu (16/9/2026).
Untuk bangunan utama, progres fisiknya kini berada di sekitar 45 persen. Pekerjaan meliputi pemasangan penutup atap dan underlay, serta pengerjaan interior.
Pengerjaan plafon, lantai, hingga jaringan Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP) juga mulai dilakukan secara bersamaan.
“Pada struktur rumah induk, tahap pengerjaan kini berfokus pada pemasangan atap beserta underlay. Selain itu, pengerjaan interior seperti pemasangan plafon, pengerjaan lantai, hingga jaringan MEP juga sudah berjalan bersamaan,” ujar Rita.
Rumjab tersebut dirancang sebagai fasilitas kedinasan bagi Wakil Wali Kota Balikpapan. Bangunan dua lantai itu akan dilengkapi sejumlah fasilitas, di antaranya kamar utama, area pelayanan operasional, serta ruangan bagi pengemudi dan asisten rumah tangga.
Selain rumah induk, pekerjaan jalan di sekeliling kawasan menjadi salah satu komponen dengan volume pekerjaan cukup besar.
Rita mengatakan, badan jalan telah dipersiapkan melalui peningkatan struktur dengan ketinggian sekitar 1 hingga 1,5 meter. Tahap selanjutnya diarahkan pada pengecoran jalan yang mengelilingi kawasan rumah jabatan.
“Volume paling besar yang saat ini kami kejar ada pada pekerjaan jalan. Badan jalan sudah dipersiapkan dengan peningkatan struktur setinggi 1 hingga 1,5 meter. Saat ini tim di lapangan siap melanjutkan ke tahap pengecoran sekeliling kawasan,” katanya.
Pekerjaan jalan tersebut menyumbang tambahan progres fisik lebih dari 20 persen. Jika digabungkan dengan progres pembangunan rumah induk, capaian keseluruhan proyek kini mencapai sekitar 60 persen.
DPU Balikpapan memastikan fokus pekerjaan tahun ini tetap pada penyelesaian rumah induk dan jalan pendukung. Sementara itu, pembangunan aula pertemuan di kawasan rumah jabatan belum masuk dalam kontrak tahun anggaran 2026.
“Untuk tahun ini fokus kami menyelesaikan rumah induk dan jalan sekelilingnya. Pembangunan aula belum termasuk dan diproyeksikan mulai berjalan tahun depan,” kata Rita.
DPU, lanjut dia, akan terus memantau pekerjaan yang tersisa, terutama pemasangan MEP, lantai, serta pengecoran jalan agar target penyelesaian pada akhir November 2026 dapat tercapai.

