Selasa, September 15, 2026
No menu items!

PTMB Luruskan Informasi Penggiliran Air Akhir Pekan, Hanya Berlaku di Wilayah Tertentu

Balikpapan, Satu Indonesia — Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) meluruskan informasi mengenai pengaturan aliran air pada akhir pekan yang beredar di masyarakat. Pengaturan tersebut dipastikan tidak berlaku untuk seluruh wilayah Kota Balikpapan.

Direktur Operasional PTMB, Ir. Ali Rachman AS, S.T., M.T., mengatakan pengaturan aliran air hanya diterapkan di wilayah tertentu yang mengalami kendala pasokan. Di antaranya sejumlah kawasan Batuah dan Taman Sari bagian atas, Kecamatan Balikpapan Utara.

Menurut Ali, kebijakan tersebut merupakan langkah penanganan lokal menyusul penurunan produksi air yang mencapai 50 persen akibat fenomena El Niño.

Ia pun meminta masyarakat tidak menjadikan informasi mengenai penggiliran aliran air yang beredar sebagai jadwal resmi distribusi PTMB.

“Kami mengimbau masyarakat Balikpapan agar tidak keliru memahami informasi yang beredar terkait penggiliran aliran air. Flyer yang beredar saat ini bukan merupakan informasi resmi PTMB untuk seluruh wilayah Kota Balikpapan,” ujar Ali.

Ali menjelaskan, informasi yang beredar tersebut hanya berkaitan dengan pelayanan dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Km 12. Penanganannya pun dikhususkan bagi wilayah tertentu yang terdampak keterbatasan pasokan.

Informasi tersebut hanya berkaitan dengan pelayanan dari IPA Km 12 dan penanganannya bersifat khusus untuk wilayah tertentu. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk memastikan terlebih dahulu setiap informasi melalui kanal resmi PTMB agar tidak menimbulkan keresahan,” katanya.

Untuk menangani keterbatasan pasokan, PTMB sebelumnya telah menggelar pertemuan bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), ketua RT, dan perwakilan warga di wilayah terdampak.

Dari pertemuan tersebut, PTMB menyiapkan sejumlah langkah alternatif untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat. Upaya tersebut meliputi penyaluran air bersih menggunakan armada tangki, penyediaan drum penampungan air, hingga rekayasa jaringan secara terbatas agar aliran air dapat menjangkau kawasan terdampak pada akhir pekan.

Ali mengatakan penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi sistem distribusi serta ketersediaan suplai air dari setiap instalasi pelayanan.

“Penanganan ini kami lakukan secara khusus untuk wilayah yang terdampak. Kami berupaya memberikan alternatif pemenuhan kebutuhan air masyarakat melalui suplai tangki, penyediaan tempat penampungan, serta rekayasa jaringan secara terbatas,” jelasnya.

Sementara itu, pelayanan air di wilayah lain tetap berjalan dengan menyesuaikan kondisi sistem distribusi dan pasokan dari masing-masing instalasi.

PTMB mengimbau masyarakat mendapatkan informasi terkait pelayanan air melalui kanal komunikasi resmi perusahaan. Masyarakat juga diminta tidak menjadikan informasi yang belum terkonfirmasi sebagai acuan.

PTMB menyatakan berbagai langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan distribusi air sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah penurunan produksi akibat kondisi iklim.

TERPOPULER

TERKINI

BRIN Ungkap Hasil Analisis Oseanografi saat Virgo Transport 8 Hilang Kontak

Yogyakarta, Satu Indonesia - Kelompok Riset Ocean Climate Research Group (OCRG), Pusat Riset Iklim dan Atmosfer, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah menganalisis...