Jumat, September 4, 2026
No menu items!

Usung Tema Privilege atau Prestasi, Benarbenar Podcast KPK Ajak Generasi Muda Samarinda Berani Kritis

Samarinda, Satu Indonesia – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi menggelar kegiatan BenarBenar Podcast Live Samarinda pada Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan ini mengusung tema ‘Privilege atau Prestasi?’. Dalam momentum ini, KPK mengajak generasi muda tidak hanya membicarakan soal keberhasilan, tetapi juga ikut melihat lebih kritis proses di baliknya. Menurut KPK, kesempatan yang tidak setara, akses yang dimiliki seseorang, hingga relasi dan kedekatan dengan pihak tertentu, dapat bersinggungan dengan persoalan integritas dan konflik kepentingan.

Adanya isu tersebut menjadi semakin relevan di tengah berbagai percakapan generasi muda di ruang digital. Fenomena #KaburAjaDulu, misalnya, menjadi salah satu gambaran keresahan anak muda mengenai kesempatan pendidikan, pekerjaan, pengembangan karier, maupun ruang untuk berkarya.

Kasatgas Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Dotty Rahmatiasih, menuturkan KPK melihat keresahan tersebut sebagai momentum untuk membuka percakapan yang lebih luas tentang bagaimana membangun lingkungan yang memberikan kesempatan secara adil sekaligus mendorong setiap individu tetap menjaga integritas. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki keberanian untuk mempertanyakan hal-hal yang selama ini dianggap biasa, termasuk ketika berhadapan dengan kesempatan dan keberhasilan.

“Privilege bukan masalah selama diperoleh dan digunakan secara tepat. Yang menjadi persoalan adalah ketika akses atau kedekatan kemudian digunakan untuk mendapatkan sesuatu dengan cara yang tidak adil. Karena itu, anak muda perlu memiliki keberanian untuk bertanya: apakah ini prestasi, atau ada privilege yang bekerja di baliknya?” ujar Dotty, disela-sela kegiatan yang digelar di Main Atrium Big Mall Samarinda, dikutip Rabu (2/9/2026).

Ia menambahkan, kemampuan berpikir kritis merupakan bagian penting dari membangun budaya antikorupsi. Terlebih lagi menurutnya generasi muda saat ini hidup dalam ekosistem digital yang memungkinkan informasi, opini, dan berbagai fenomena sosial menyebar dengan sangat cepat.

“Kami ingin anak muda tidak sekadar menerima apa yang muncul di media sosial. Mereka perlu membiasakan diri untuk bertanya, memeriksa, dan melihat sebuah persoalan dari berbagai sudut pandang. Sikap kritis seperti inilah yang juga menjadi bagian dari upaya mencegah korupsi,” tambah Dotty.

Bawa Isu Korupsi ke Bahasa Anak Muda

Di Samarinda, Andovi dan Jovial Da Lopez bersama Fia hadir sebagai host dan berbincang dengan narasumber kawakan seperti Cing Abdel yang merupakan seorang komedian, presenter, aktor, dan penyiar radio, serta Zainul Arifin seorang content creator dan influencer asal Kalimantan Timur.

Keduanya membahas pengalaman dan pandangan mengenai privilege, kesempatan, kerja keras, serta pencapaian, untuk melihat bagaimana seseorang dapat tetap menjaga integritas ketika memiliki akses atau keistimewaan yang mungkin tidak dimiliki orang lain.

Selain podcast, kegiatan di Samarinda turut menghadirkan kompetisi Stand Up Comedy “Operasi Tangkap Tawa Samarinda” serta berbagai aktivitas hiburan dan kreativitas lainnya. KPK berharap pendekatan tersebut dapat membuat isu antikorupsi lebih mudah diterima dan menjadi bagian dari percakapan anak muda, termasuk di ruang digital.

“Korupsi sering kali tidak dimulai dari sesuatu yang besar. Ia bisa berawal dari pembenaran-pembenaran kecil, seperti menganggap wajar menggunakan koneksi untuk mendapatkan sesuatu, memberikan keistimewaan kepada orang terdekat, atau mengambil kesempatan yang seharusnya menjadi hak orang lain. Karena itu, membangun integritas harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari,” tuturnya.

BenarBenar Podcast Live sendiri merupakan pendekatan kampanye antikorupsi KPK yang dirancang untuk mendekatkan isu integritas dan korupsi dengan kehidupan sehari-hari generasi muda, khususnya Gen Z. Alih-alih menghadirkan pesan antikorupsi dalam format yang formal, KPK hadir melalui podcast, komedi, hingga berbagai aktivitas kreatif yang dekat dengan karakter anak muda.

Kegiatan lanjut ke Bandung dan Jakarta

BenarBenar Podcast secara berkala juga tayang melalui kanal YouTube Suara Antikorupsi, dengan mengangkat berbagai isu yang relevan dengan kehidupan generasi muda. Setelah Samarinda, rangkaian BenarBenar Podcast Live akan berlanjut ke Bandung dan Jakarta pada September dan Oktober 2026. Setiap kota akan mengangkat isu dan menghadirkan narasumber yang berbeda sesuai dengan fenomena serta keresahan anak muda di masing-masing wilayah.

Melalui rangkaian tersebut, KPK ingin memastikan kampanye antikorupsi tidak hanya berbicara kepada generasi muda, tetapi juga berbicara dengan bahasa mereka dan membuka ruang bagi anak muda untuk ikut membangun percakapannya.

“Ketika anak muda mulai berani mempertanyakan apakah sebuah keberhasilan lahir dari prestasi atau privilege, pada saat yang sama mereka sedang belajar mengenali pentingnya kesempatan yang adil, proses yang jujur, dan integritas,” pungkas Dotty.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI

IKN Dikepung Karhutla, Lanud Dhomber Balikpapan Terbangkan Helikopter Water Bombing

Balikpapan, Satu Indonesia - Proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) mendapatkan dukungan Pangkalan TNI Angkatan Udara...