Samarinda, Satu Indonesia – Sejumlah kebutuhan dan pengembangan sektor pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dibahas saat Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Waris Muin dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Armin.
Wabup bersama jajaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU khusus membahas peningkatan sarana dan prasarana sekolah, pembangunan ruang kelas baru (RKB), serta penguatan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus melalui Sekolah Luar Biasa (SLB) dan sekolah inklusi.
Dimana menurut data sebaran SLB di Kalimantan Timur tahun 2026, Serambi Nusantara julukan Kabupaten Penajam Paser Utara hanya memiliki satu Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN), yaitu terletak di Kelurahan Gunung Steleng.

Kemudian, salah satu yang dibahas yaitu pembangunan sekolah tingkat SMA di PPU yang telah mendapatkan dukungan anggaran sekitar Rp8 miliar. Dimana anggaran tersebut telah mencakup pembangunan sejumlah fasilitas pendukung, termasuk ruang belajar, laboratorium dan lapangan.
“Pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan perlu terus didorong melalui sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi,” ujar Abdul Waris saat audiensi di Samarinda, Kamis (27/08/2026).
Wakil Bupati berharap pembangunan tersebut dapat terus dilanjutkan sehingga mampu memenuhi kebutuhan peserta didik yang terus bertambah.
Redaksi

