Kamis, Agustus 27, 2026
No menu items!

Pangdam VI/Mulawarman Tinjau Jembatan Garuda, Wujudkan Harapan Warga

Penajam Paser Utara, Satu Indonesia – Senyum sumringah dan pancaran kebahagiaan tampak jelas di wajah warga Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Selasa (25/8/2026).


Pada kesempatan tersebut, Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., beserta rombongan Pejabat Utama dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung ke lapangan untuk meninjau progres Jembatan Garuda Merah Putih yang telah selesai dibangun di wilayah Kodim 0913/PPU. Jembatan tersebut menjadi salah satu infrastruktur vital yang kini menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga sekitar, mulai dari anak-anak sekolah hingga para petani dalam mendistribusikan pupuk dan hasil bumi.

Pembangunan jembatan itu, dalam sambutan Mayjen TNI Krido Pramono yang penuh hangat dan membakar semangat, disebut sebagai wujud nyata realisasi program Presiden Prabowo untuk rakyat.

“Jembatan ini tidak hanya menjadi sarana penghubung secara fisik, tetapi juga menjadi penghubung antara masyarakat, dan pusat perekonomian, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan,” tegas Pangdam.

Data membanggakan dipaparkan Pangdam, bahwa saat ini telah berdiri 68 titik jembatan selesai 100 persen dan 27 masih proses pembangunan. Mulai 1 September akan dibangun lagi 41 titik jembatan. Komitmen Kodam VI/Mlw untuk masyarakat PPU juga diwujudkan melalui program pembangunan 41 titik sumur bor guna mengatasi kebutuhan air bersih.


Pangdam VI/Mlw juga menyempatkan diri, di tengah suasana kebersamaan yang akrab, untuk berdialog langsung serta mendengarkan aspresiasi warga Desa Sebakung Jaya. Beliau berpesan agar masyarakat senantiasa menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, dan bersama-sama merawat fasilitas yang telah dibangun.


Terkait kelestarian alam, Pangdam turut menyampaikan imbauan penting. Beliau mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran lahan saat membuka lahan pertanian karena dampaknya yang merugikan banyak pihak, serta menegaskan adanya sanksi tegas sesuai hukum bagi pelanggar.


Ruang dialog interaktif juga mewarnai kunjungan ini. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kab. PPU, Sujiati, menyampaikan aspirasi mendalam agar Pangdam turut mengawal pembangunan irigasi pertanian di Desa Sebakung Jaya. Mengingat adanya indikasi alih fungsi lahan sawah menjadi perkebunan sawit, hal ini krusial karena dapat mengancam program ketahanan pangan di wilayah PPU.


Pengecekan langsung ke lokasi Jembatan Garuda, peninjauan pengatapan Masjid Al Mujahidin serta momen hangat penuh keakraban saat Pangdam beserta rombongan berfoto bersama para tokoh masyarakat, ibu-ibu Persit dan anak-anak ceria dari SD 014 Babulu menjadi penutup rangkaian kunjungan.


Kini, Jembatan Garuda Merah Putih bukan lagi sekadar besi dan beton, melainkan jembatan harapan yang merajut masa depan lebih cerah bagi masyarakat Sebakung Jaya.


Pendam VI/Mlw.

(MH/Nisrina)

TERPOPULER

TERKINI

Luncurkan Tiga Transformasi, ATR/BPN Klaim untuk Percepat Layanan Pertanahan Masyarakat

​Jakarta, Satu Indonesia - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meluncurkan tiga transformasi layanan pertanahan yang baru diluncurkan, yaitu pengukuran Terjadwal, Peralihan...