Minggu, Agustus 16, 2026
No menu items!

Mempersiapkan Masa Depan Sebelum Lulus dari Bangku SMA

Ilustrasi para pelajar sedang melaksanakan TKA.

PASER, Satu Indonesia – Masa SMA sering kali terasa seperti perjalanan yang masih panjang. Namun, waktu terus berjalan dan tanpa disadari semakin dekat dengan kelulusan, semakin banyak pula hal yang perlu dipikirkan. Bukan hanya soal menyelesaikan pelajaran dan mendapatkan nilai yang baik, tetapi juga tentang menentukan langkah setelah seragam putih abu-abu dilepas.

Bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, persiapan dapat dimulai dari sekarang. Salah satunya adalah mengenal Tes Kemampuan Akademik (TKA). Pada 2026, pendaftaran TKA untuk jenjang SMA, MA, dan SMK berlangsung pada 27 Juli hingga 27 September, sedangkan pelaksanaan utamanya dijadwalkan pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. TKA bukan ujian penentu kelulusan, tetapi hasilnya dapat menjadi salah satu informasi mengenai capaian akademik siswa.

Pada TKA SMA/MA/SMK 2026, siswa mengerjakan tiga mata pelajaran wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, serta dua mata pelajaran pilihan. Pemilihan mata pelajaran pilihan perlu diperhatikan, terutama bagi siswa yang memiliki rencana mengikuti SNBP karena mata pelajaran tersebut perlu disesuaikan dengan program studi yang dituju.

Karena itu, persiapannya tidak perlu menunggu mendekati hari ujian. Siswa dapat mulai mengenali materi yang akan dihadapi, berlatih mengerjakan soal, mengevaluasi bagian yang masih sulit, dan membuat jadwal belajar yang realistis. Belajar secara bertahap juga dapat membantu mengurangi kebiasaan belajar secara terburu-buru menjelang ujian.

Di saat yang sama, persiapan menuju perguruan tinggi tidak berhenti pada TKA. Menentukan program studi juga menjadi keputusan yang perlu dipikirkan dengan matang. Jurusan yang dipilih sebaiknya tidak hanya karena sedang populer atau dipilih oleh teman, tetapi juga mempertimbangkan minat, kemampuan, mata pelajaran yang dikuasai, serta bidang yang ingin dipelajari lebih jauh.

Setelah memiliki beberapa pilihan jurusan, siswa dapat mulai mencari informasi mengenai perguruan tinggi yang menyediakan program studi tersebut. Nama besar kampus memang dapat menjadi pertimbangan, tetapi bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Kurikulum, fasilitas, lingkungan belajar, lokasi, biaya hidup, hingga peluang pengembangan diri juga penting untuk dibandingkan.

Bagi yang menargetkan perguruan tinggi negeri, memahami jalur penerimaan juga tidak kalah penting. Pada 2026, terdapat tiga jalur penerimaan PTN, yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri. SNBP menggunakan prestasi akademik dan ketentuan yang ditetapkan, sedangkan SNBT menggunakan hasil UTBK. Sementara itu, mekanisme Seleksi Mandiri ditentukan oleh masing-masing perguruan tinggi.

Informasi mengenai jadwal, persyaratan, dan ketentuan setiap jalur juga sebaiknya diperoleh langsung dari laman resmi SNPMB atau perguruan tinggi yang dituju. Dengan begitu, siswa tidak hanya mengandalkan informasi yang beredar di media sosial dan dapat menghindari kesalahan karena mengikuti informasi yang sudah tidak berlaku.

Tidak semua siswa harus sudah memiliki jawaban pasti tentang masa depannya. Ada yang sudah mengetahui jurusan impian, sementara yang lain masih mencoba memahami minat dan kemampuannya. Hal tersebut merupakan bagian dari proses.Yang terpenting adalah mulai bergerak sebelum pilihan harus ditentukan.

Mencari informasi, mempersiapkan TKA, mengenali diri, membandingkan jurusan dan perguruan tinggi, hingga memperhitungkan kemampuan finansial dapat membantu siswa membuat keputusan dengan lebih matang. Sebab, lulus dari bangku SMA bukanlah akhir dari perjalanan. Justru setelah seragam itu dilepas, sebuah perjalanan baru dimulai.

TERPOPULER

TERKINI

Jaga Kelestarian Pesisir, Ditpolairud Polda Kaltim Gandeng Ocean Youth Indonesia

Personel Ditpolairud Polda Kaltim bersama komunitas Ocean Youth Indonesia mengumpulkan sampah di kawasan Pantai Monpera, Balikpapan, Sabtu (15/8/2026).Balikpapan, Satu Indonesia – Pantai bukan sekadar...