
Teras UMKM Kabupaten Paser menjadi salah satu pilihan pengunjung untuk berburu kuliner di tengah ramainya CFD Minggu pagi. Dok. Satu Indonesia/Salmaa
TANAH GROGOT, Satu Indonesia — Minggu pagi menjadi waktu yang dinanti warga Tanah Grogot, Kabupaten Paser, untuk berolahraga, bersantai, sekaligus berburu kuliner. Di tengah kesejukan pepohonan Hutan Kota Paser, kawasan Car Free Day (CFD) berubah menjadi ruang publik yang ramai dengan berbagai aktivitas masyarakat.
CFD yang berada tepat di depan kawasan Taman Hutan Kota Paser mulai dipadati warga sejak pagi. Selepas subuh, para pelaku usaha kuliner sudah berdatangan ke kawasan Teras UMKM Kabupaten Paser untuk menyiapkan dagangan mereka.
Tenda mulai didirikan, meja dan perlengkapan memasak ditata, sementara bahan makanan dipersiapkan untuk melayani pengunjung yang datang. Berbagai jenis makanan dan minuman ditawarkan, mulai dari jajanan ringan hingga makanan yang cocok disantap setelah berolahraga.
Pengunjung CFD tidak hanya berasal dari dalam Kota Tanah Grogot. Tak jarang, warga dari luar kota turut datang bersama keluarga, teman, maupun pasangan untuk menikmati suasana Minggu pagi.
Selama CFD berlangsung, kawasan tersebut bebas dari kendaraan bermotor sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih leluasa. Beragam kegiatan pun terlihat, mulai dari senam sehat, bermain sepatu roda, bersepeda, jogging, permainan tradisional Belogo, hingga pertunjukan live music dan kegiatan foto.

Suasana CFD Hutan Kota Paser yang diramaikan berbagai aktivitas warga, mulai dari bermain sepatu roda hingga berolahraga bbersama. Dok. Satu Indonesia/Salmaa
Suasana CFD semakin hidup karena aktivitas tersebut diikuti berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, orang tua, hingga lanjut usia. Bagi sebagian warga, Minggu pagi di CFD bukan sekadar waktu untuk berolahraga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berkumpul dan menikmati ruang terbuka bersama orang-orang terdekat.
Setelah lelah berolahraga, pengunjung dapat melanjutkan aktivitas dengan berburu kuliner di Teras UMKM. Pilihan makanan dan minuman yang beragam membuat kawasan ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pengunjung CFD.
Harga yang ditawarkan pun cukup beragam dan dapat disesuaikan dengan kantong pengunjung. Minuman dijual mulai dari sekitar Rp5 ribu hingga Rp20 ribu, tergantung varian, sedangkan makanan berada di kisaran Rp10 ribu hingga Rp35 ribu.
Salah satu pelaku usaha di Teras UMKM, Bapak Aio, pemilik gerai Cahaya 55 yang menjual minuman dan corndog, mengatakan pengunjung biasanya mulai ramai pada pukul 08.00 hingga 09.00 WITA. Keramaian berlangsung hingga sekitar pukul 12.00–13.00 WITA. “Setiap minggu CFD ini tidak menentu, kadang ramai, kadang biasa saja, tapi masih stabil pengunjungnya,” ujar Bapak Aio (16/08/2026).

Pelaku UMKM Cahaya 55 menyiapkan minuman dan jajanan untuk pengunjung di Teras UMKM Kabupaten Paser. Dok. Satu Indonesia/Salmaa
Menurutnya, semakin banyaknya kegiatan yang digelar di berbagai tempat turut memengaruhi jumlah pedagang dan pembeli yang datang ke CFD. Kondisi tersebut membuat keramaian di kawasan CFD terbagi dengan sejumlah lokasi kegiatan lainnya.
Meski demikian, Bapak Aio mengaku pendapatan yang diperoleh masih cukup menjanjikan ketika jumlah pengunjung sedang ramai. Dalam kondisi dagangan habis terjual, omzet yang diperolehnya dapat mencapai sekitar Rp1 juta dalam satu kali kegiatan CFD.
Usai berolahraga dan menikmati beragam kuliner, pengunjung dapat bersantai di kawasan Hutan Kota Paser. Rindangnya pepohonan membuat suasana terasa lebih sejuk dan nyaman, terutama ketika matahari mulai meninggi.

Beragam pilihan kuliner dan jajanan yang ditawarkan para pelaku UMKM di kawasan CFD Hutan Kota Paser. Dok. Satu Indonesia/Salmaa
Kenyamanan kawasan tersebut juga didukung oleh kebersihan taman yang terus dijaga. Petugas secara rutin membersihkan daun-daun yang berguguran, mengumpulkan sampah, serta memastikan area taman tetap bersih, rapi, dan aman bagi masyarakat.
Di tengah kesibukan Minggu pagi, CFD Tanah Grogot akhirnya bukan hanya menjadi tempat berolahraga. Kehadiran Teras UMKM dan Hutan Kota Paser menjadikannya ruang pertemuan bagi masyarakat sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan penghasilan.
Dari keringat setelah berolahraga hingga jajanan yang disantap di bawah rindangnya pepohonan, Minggu pagi di Hutan Kota Paser menghadirkan suasana sederhana yang membuat warga memiliki alasan untuk kembali setiap pekan.

