Minggu, Juli 26, 2026
No menu items!

Fase Lanjutan Revitalisasi Pasar Pagi, Wali Kota Samarinda Matangkan Penataan

Samarinda, Satu Indonesia – Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyetujui progres penataan kawasan Pasar Pagi, termasuk pengembangan loading dock dan area bongkar muat barang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kawasan perdagangan di Kota Samarinda.

Meski demikian, ia menegaskan agar seluruh proses pembangunan tetap memperhatikan aktivitas para pedagang sehingga roda perekonomian dapat terus berjalan dengan baik.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin rapat pembahasan progres pembangunan Pasar Pagi yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Samarinda, Jumat (24/07/2026).

Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Perdagangan, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Camat Samarinda Kota, serta Lurah Pasar Pagi.

Dalam rapat tersebut, tim pelaksana memaparkan perkembangan pekerjaan yang tengah berjalan, meliputi penataan Jalan Pande dan Jalan Temenggung, pembangunan loading dock, serta area bongkar muat barang yang dirancang untuk mendukung kelancaran distribusi logistik di kawasan Pasar Pagi.

Selain itu, dipaparkan pula rencana pembangunan berbagai sarana dan prasarana pendukung guna memperkuat fungsi Pasar Pagi sebagai pusat perdagangan yang tertata, nyaman, aman, dan representatif. Penataan kawasan juga diharapkan mampu meningkatkan estetika lingkungan sekaligus memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat.

Menanggapi paparan tersebut, Andi Harun menyatakan persetujuannya terhadap progres pembangunan yang telah berjalan. Namun, ia mengingatkan agar setiap tahapan pelaksanaan dilakukan secara cermat dan terukur, dengan tetap mengutamakan kelancaran aktivitas perdagangan.

“Yang terpenting, pembangunan ini jangan sampai mengganggu operasional toko-toko di sekitarnya,” tegas Andi Harun.

Arahan tersebut menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan penataan kawasan Pasar Pagi. Pemerintah Kota Samarinda berkomitmen memastikan proses pembangunan berjalan seiring dengan aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga revitalisasi kawasan dapat terlaksana tanpa mengurangi produktivitas para pedagang.

Melalui penataan yang berkelanjutan, Pemkot Samarinda berharap Pasar Pagi dapat berkembang menjadi kawasan perdagangan yang lebih modern, tertib, nyaman, dan memiliki sistem distribusi barang yang lebih baik, sekaligus memperkuat daya saing sektor perdagangan di Kota Samarinda.

TERPOPULER

TERKINI

10 Provinsi Penghasil Padi Terbesar Januari-Agustus 2026

Jakarta, Satu Indonesia – Produksi padi Indonesia tersebar di berbagai wilayah, dengan Pulau Jawa masih mendominasi daftar provinsi penghasil padi terbesar. Sepanjang Januari hingga...