Samarinda, Satu Indonesia – Ada kabar gembira untuk warga Lempake. Gunungan berisi hasil panen raya yang diarak saat Kirab Budaya nanti bakal dibagikan gratis setelah acara selesai.
Pembagian ini jadi salah satu acara yang paling ditunggu dalam rangkaian Hari Jadi ke-56 Kelurahan Lempake pada Agustus mendatang. Tahun ini perayaannya mengangkat tema “Bersatu dalam Kebersamaan”.
Rencana besar tersebut dipaparkan langsung di hadapan Wali Kota Samarinda, Andi Harun dalam audiensi yang berlangsung hangat di Anjungan Karang Mumus, Senin (06/07/2026) sore. Turut hadir Ketua TWAP Syaparudin, Camat Samarinda Utara Mohamad Joni, Plt. Lurah Lempake Euis Nurfaidah beserta jajaran, Ketua LPM Mohammad Habibie, serta Ketua Pokmas 5 Kelurahan Lempake, Majid.
Dalam laporannya, Plt Lurah Lempake Euis Nurfaidah memaparkan geliat kependudukan wilayahnya yang terus berkembang, kini mencapai 52 RT dengan populasi mendekati 22.000 jiwa. Meski mayoritas warganya berasal dari suku Jawa, Euis menegaskan Lempake tetap menjadi rumah yang harmonis bagi berbagai etnis lain yang tinggal berdampingan.
“Melalui momentum hari jadi ke-56 ini, kami ingin memperkuat rajutan keberagaman tersebut. Karena itu, dalam rangkaian acara nanti kami akan merangkul seluruh etnis yang bernaung di dalam 13 paguyuban yang ada di Lempake untuk bersinergi dan terlibat aktif,” papar Euis.
Ketua Pokmas 5 sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Majid, membeberkan detail teknis dan target festival tahun ini. Fokus utama panitia adalah membangkitkan roda ekonomi lokal pasca-pandemi sekaligus menegaskan identitas Lempake sebagai salah satu lumbung pertanian andalan Kota Tepian.
“Tahun ini, Pokmas 5 berkomitmen penuh memfasilitasi dan menaikkan kelas UMKM Lempake lewat stan-stan pameran. Sebagai wujud syukur atas melimpahnya sektor agraria kami, dalam Kirab Budaya nanti panitia akan mengarak hasil pertanian dalam bentuk gunungan hasil panen raya, yang setelah diarak akan langsung kami bagikan gratis kepada warga yang hadir,” ungkap Majid optimistis.
Perayaan bakal berlangsung maraton selama sembilan hari, 1–9 Agustus 2026, merangkul berbagai sektor dalam satu rangkaian festival. Warga akan dimanjakan pameran UMKM, turnamen olahraga voli, bulutangkis, hingga senam bersama, serta panggung kreativitas anak lewat lomba mewarnai dan baris-berbaris.
Tak ketinggalan, kompetisi kuliner tradisional berupa lomba tumpeng bakal diikuti 56 peserta angka simbolis yang menandai usia kematangan Kelurahan Lempake.
Mendengar antusiasme dan kesiapan matang warganya, Wali Kota Andi Harun memberi apresiasi tinggi dan menyatakan dukungan penuh. Kehadirannya di malam puncak nanti bakal jadi catatan spesial, sebab ini kali ketiga berturut-turut sang Wali Kota hadir langsung di ulang tahun Kelurahan Lempake.
Tak cuma memastikan hadir, Andi Harun juga menerima tantangan panitia untuk menjadi Juri Kehormatan yang akan menilai langsung 56 kreasi tumpeng buatan warga Lempake.

