Selasa, Juni 2, 2026
No menu items!

Karhutla di Berau, Satu Hektare Lahan Dekat Permukiman Terbakar

Berau, Satu Indonesia – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kobaran api melalap lahan di Kampung Tumbit Melayu pada Senin (01/06/2026) petang.

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, melaporkan bahwa kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.45 WITA. Informasi mengenai kebakaran tersebut diterima petugas lima menit kemudian atau sekitar pukul 18.50 WITA.

Menindaklanjuti laporan yang masuk, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Berau segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan pengendalian api. Kegiatan penanganan dimulai sekitar pukul 19.10 WITA.

Lokasi kebakaran berada di kawasan Jalan Meraang RT 13, Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Titik kejadian tercatat pada koordinat N 2.057628° dan E 117.367273°.

Dari hasil pendataan sementara di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Area yang terbakar merupakan lahan yang ditumbuhi tanaman milik masyarakat setempat.

Muriono menjelaskan, kondisi cuaca panas yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir serta aktivitas pembukaan lahan diduga menjadi faktor penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

“Cuaca panas dan pembukaan lahan menjadi penyebab terjadinya kebakaran di lokasi tersebut,” ujarnya.

Selain menghanguskan tanaman masyarakat, lokasi kebakaran juga berada tidak jauh dari kawasan permukiman warga. Kondisi ini sempat menimbulkan kekhawatiran karena api berpotensi merambat ke area yang lebih luas apabila tidak segera ditangani.

Dalam operasi penanganan, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau bersama Tim TRC-PB melakukan pemadaman, pendataan dampak kejadian, serta memberikan edukasi kepada masyarakat.

Petugas pun mengimbau warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berisiko memicu karhutla.

Tim yang terlibat dalam penanganan kejadian terdiri dari personel TRC-PB dan pihak PLN. Untuk mendukung operasi di lapangan, BPBD Berau mengerahkan satu unit mobil karhutla dan satu unit mobil Hilux.

Baca Juga:  Berujung Tersangka, Begini Duduk Perkara Pemalsuan Dokumen Ahli Waris di Kampung Baru Ujung

Hingga laporan sementara diterbitkan, tidak terdapat korban jiwa maupun warga terdampak akibat kejadian tersebut. Petugas juga melaporkan tidak ada kendala berarti selama proses pemadaman berlangsung, sehingga api dapat segera dikendalikan dan dilakukan pemantauan lanjutan guna mencegah munculnya titik api baru.

TERPOPULER

TERKINI

Mual Saat Minum Air Putih? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Samarinda, Satu Indonesia – Minum air putih merupakan kebiasaan sehat yang penting untuk menjaga hidrasi serta mendukung fungsi tubuh tetap optimal. Namun, dalam kondisi...