Satu Indonesia, Balikpapan – Bank Indonesia kembali menghadirkan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 guna memastikan ketersediaan uang tunai bagi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
Program bertema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah” ini merupakan komitmen Bank Indonesia dalam menjaga kelancaran distribusi uang rupiah layak edar (ULE) di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya.
Kegiatan tersebut berlangsung sejak 13 Februari hingga 17 Maret 2026 melalui kerja sama dengan berbagai lembaga perbankan, Pegadaian, serta Perbarindo. Layanan penukaran uang diselenggarakan di wilayah Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser.
Untuk memenuhi kebutuhan uang tunai selama Ramadan dan Idulfitri, Bank Indonesia menyiapkan ULE sebesar Rp2 triliun, meningkat sekitar 11 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai Rp1,8 triliun.
Selain menyediakan uang tunai, masyarakat juga didorong memanfaatkan layanan transaksi digital seperti mobile banking, internet banking, serta pembayaran menggunakan QRIS untuk berbagai kebutuhan transaksi selama Ramadan dan Idulfitri.
Hingga 12 Maret 2026, realisasi uang kartal yang telah dikeluarkan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan tercatat sebesar Rp1,16 triliun atau sekitar 60 persen dari total ULE yang disiapkan dalam program SERAMBI 2026.
“Uang layak edar yang masih tersedia didominasi oleh Uang Pecahan Besar (UPB) yang umumnya digunakan untuk kebutuhan transaksi ritel maupun pembayaran bernilai besar. Sementara dari sisi kuota penukaran, tercatat telah terserap sebanyak 24.027 paket atau sekitar 90 persen dari total kuota 26.620 paket yang disediakan dalam program SERAMBI 2026,” kata Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi.
Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia menyediakan sejumlah layanan penukaran uang melalui berbagai skema kegiatan.
Pada Termin I yang berlangsung pada 14–27 Februari 2026, layanan penukaran dilakukan melalui kas keliling ritel di sejumlah tempat ibadah di Kota Balikpapan, antara lain Masjid At Taqwa, Balikpapan Islamic Center, Masjid Al Ula, dan Masjid Al Amin.
Selain itu, penukaran juga dilakukan melalui sekitar 1.800 titik layanan perbankan yang tersebar di Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Paser. Layanan kas keliling tematik juga hadir dalam sejumlah kegiatan, seperti bazar Ramadan di kawasan Ibu Kota Nusantara serta Festival Ramadan Ekonomi Kreatif di Taman Bekapai.
Memasuki Termin II pada 1–15 Maret 2026, layanan penukaran diperluas melalui 16.600 titik loket perbankan di tiga wilayah tersebut. Bank Indonesia juga menghadirkan layanan kas keliling bertema “Peduli Mudik” di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dan Pelabuhan Semayang untuk memudahkan calon penumpang memperoleh uang baru sebelum melakukan perjalanan mudik.
Selain itu, layanan penukaran terpadu bersama perbankan dan Pegadaian juga digelar pada 10–12 Maret 2026 di BSCC Dome Balikpapan dengan kuota 3.000 paket yang dapat dipesan melalui aplikasi PINTAR.
Layanan kas keliling tematik juga dihadirkan di sembilan titik pasar Ramadan di wilayah Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Paser guna memudahkan masyarakat mendapatkan uang pecahan baru saat bertransaksi di pusat penjualan takjil dan makanan berbuka puasa.
Melihat tingginya minat masyarakat untuk menukarkan uang menjelang Idulfitri, Bank Indonesia kembali menghadirkan program Layanan Peduli Mudik yang akan digelar pada 16–17 Maret 2026 di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan.
Dalam program tersebut, Bank Indonesia menyiapkan 400 paket penukaran uang bagi calon penumpang pesawat maupun kapal laut yang akan melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idulfitri.

